Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Walikota Sidak Proyek PEN Kontraktor Tak Tepati Janji

Azis Manansang • Selasa, 6 Juni 2023 | 07:16 WIB

Walikota Marten Taha saat meninjau proyek SPAM Kecamatan Dungingi (Istimewa)
Walikota Marten Taha saat meninjau proyek SPAM Kecamatan Dungingi (Istimewa)


Gorontapost.Id,  GORONTALO - Raut wajah kecewa terlihat saat Wali Kota Gorontalo, Marten Taha. Saat meninjau langsung kondisi terakhir pekerjaan konstruksi SPAM Kecamatan Dungingi, kemarin (31/05/23).

Karena terpantau di lapangan pekerjaan konstruksi SPAM Kecamatan Dungingi yang didanai anggaran PEN itu, tidak menunjukkan progres yang maksimal sesuai dengan harapan.

Bahkan terinformasi kontraktor SPAM Kecamatan Dungingi, tidak tepati janji kepada Wali Kota Gorontalo atas progres pelaksanaan konstruksi SPAM Kecamatan Dungingi.

Dimana sebelumnya menurut sejumlah sumber, kontraktor SPAM Kecamatan Dungingi berjanji progres pekerjaan akan meningkat signifikan pada pekan kedua Bulan Mei.

Tapi nyatanya hasil yang ditemukan tidak sesuai yang disampaikan kepada Wali Kota Gorontalo. Terbukti saat peninjauan Wali Kota Gorontalo.

“Dia (kontraktor.red), janji ke saya pekan kedua Bulan Mei sudah signifikan progres pekerjaan SPAM Dungingi ini.  Lantas saya katakan saat itu, oke akan saya lihat pada pekan ketiga Bulan Mei. Nah, sekarang saya tinjau sudah pekan keempat Bulan Mei, hasilnya tidak maksimal. Inikan tidak bagus,” ujar Wali Kota.

“Keterlambatan ini, informasi yang saya terima karena mereka masih menunggu bahan, dan informasi sudah tiba,” timpalnya.

Menariknya tidak hanya itu soal kontraktor saja, saat Wali Kota Gorontalo melakukan peninjauan di lokasi pekerjaan SPAM Kecamatan Dungingi, tidak ada aktivitas kerja.

Lebih parahnya lagi, peninjauan jajaran Wali Kota Gorontalo tersebut, tanpa kehadiran Kadis PUPR Kota Gorontalo yang terkesan lepas tangan.

“Harusnya kontraktor yang bertanggungjawab atas keterlambatan proyek ini, tetapi Kadis PUPR Kota Gorontalo juga . Tapi ini kadis nya tidak ada, seperti lepas tangan,” ungkap sejumlah Tokoh Masyarakat kepada media ini. (mae/Gus)

Editor : Azis Manansang
#PEMKOT GORONTALO