Gorontalopost.id, GORONTALO - Generasi muda Hindu Gorontalo mendukung program pemerintah tentang moderasi beragama.
Dan ikut mendorong terbangunanya toleransi beragama demi tetap tegaknya negara kesatuan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Hal ini menjadi salah satu poin dalam deklarasi yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Gorontalo. Bersama generasi Muda Hindu berlangsung di Pura Giri Nata Gorontalo, kemarin (11/06/23).
Selanjutnya poin kedua Generasi muda Hindu menolak sikap eksklusifisme beragama dengan berbagai manifestasinya yaitu intoleran , radukalisme dan terorisme.
Dan ketiga menegakan dan menguatkan etika kehidupan beragama berdasarkan empat indikator moderasi beragama.
Baca Juga: Alumni IPB Diminta Kolaborasi Bangun Sektor Pertanian Gorontalo
Yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan kearifan lokal.
"keempat berperan aktif dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan umum Tahun 2024 yang aman, damai, jujur, adil dan bermartabat.
Serta serta menolak politisasi agama atau politik identitas yang dapat berdampak pada perpecahan.
Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,"tandas Dr.I Wayan Sudana mewakili tokoh agama Hindu.
Baca Juga: Penjagub Ismail Pakaya Suport Rakorwil Kadin se Sulawesi di Gorontalo
Sementara itu dalam dialog yang menghadirkan nara sumber Dr. I Wayan Sudana dari unsur Agama Hindu.
Dan Dr Hi.Wiwik Widyawati Mayang selaku Analisis Kebijakan pada Kanwil Agama Provinsi Gorontalo. Serta Hasan Tahir,SH Panit Sudit IV Intelkam Polda Gorontalo.
Dibuka Ketua FKUB Provinsi Gorontalo KH Drs Abdul Rasyid Kamaru, yang menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan penguatan moderasi beragama bagi generasi muda agama hindu.
Baca Juga: Mahasiswi PT Ternama di Gorontalo Ditemukan Tewas Menggunakan Sprei
Adalah untuk dapat mempraktekkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan penguatan moderasi beragama ini, senantiasa dapat meningkatkan
kualitas iman umat hindu,"ungkapnya.
Selanjutnhya kata Kamaru, urgensi moderasi beragama yaitu menjaga keseimbangan hak beragama dan komitmen kebangsaan.
"Tugas kita merawat ke-Indonesiaan, dengan keberagaman serta empat hal sebagai ciri dari moderasi beragama," ujarnya. (zis).
Editor : Azis Manansang