Gorontalopost.Id, JAKARTA - Health tourism regional Sulawesi, kerja sama pembangunan konektivitas antar wilayah sebagai tujuan destinasi pariwisata.
Menjadi salah satu point kesepakatan dalam Tablet Top Tourism Meeting Government to Government Sulawesi.
Kesepakatan yang difasilitasi Dinas Pariwisata Gorontalo bersama Badan Kerja Sama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (04/07/2023).
Baca Juga: Penyumbang Ekonomi Terbesar di Sulut, BEER Majukan 30 Ribu Petani Sulut
Point lainnya menyangkut kerja sama investasi dan peluang penanaman modal serta kerja sama ekspansi pasar luar negeri produk UMKM dan ekonomi kreatif.
Table Top Tourism Meeting G to G digelar serangkaian dengan pelaksanaan Discover Gorontalo. Tema besar pertemuan tersebut yakni Let’s Travel to Sulawesi.
Sekretaris Jenderal BKPRS Prof. Aminuddin Ilmar menyebut kunjungan wisatawan di pulau Selebes selama tahun 2022.
Mengalami kenaikan 575.144 wisatawan lokal dan 21.302 wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Peringkat FIFA Indonesia Turun ke Posisi 150, Tapi Masih di atas Singapura, Myanmar, Kamboja
Sayangnya angka angka itu hanya didominasi oleh Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.
“Oleh karena itu kita harus mengembangkan sektor kepariwisataan yang tidak saja bertumpu pada kedua provinsi tersebut.
Kita berharap empat provinsi lainnya bisa mengembangkan diri dan menjadi destinasi utama para wisatawan di regional Sulawesi,” kata Aminuddin membacakan sambutan Ketua BKPRS Olly Dondokambey.
Baca Juga: Dandim 1304 Gorontalo Dan Komandan Lanal Gorontalo Serbu Mapolresta Kota Gorontalo
Beberapa aspek yang akan disepakati pada pertemuan tersebut yakni menyangkut health tourism regional Sulawesi.
Kerja sama pembangunan konektivitas antar wilayah sebagai tujuan destinasi pariwisata.
Ada juga menyangkut kerja sama investasi dan peluang penanaman modal serta kerja sama ekspansi pasar luar negeri produk UMKM dan ekonomi kreatif.
Baca Juga: DPR Dorong Polda Metro Jaya Periksa Erman Suparno Terkait Laporan Pemalsuan IPHI
Kerjasama Investasi dan Peluang Penanaman Modal Regional Sulawesi serta kerja sama ekspansi pasar luar negeri produk UMKM dan ekonomi kreatif.
Diskusi yang berlangsung selama dua jam itu dihadiri oleh perwakilan gubernur se-Sulawesi. Perwakilan pejabat pemerintah pusat juga hadir memberikan pandangan.
Diantaranya Ketua Tim Kerja Perencanaan Destinasi, Direktorat Pengembangan Destinasi II, Ali Nurman serta Perencana Madya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Merosa Dwi Diayanti.(zis/Kmfo).
Editor : Azis Manansang