Gorontalopost.Id, GORONTALO – Terobosan Kejaksaan Tinggi masuk desa hingga kini masuk kampus melalui pelaksanaan seminar nasional dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 63 yang digelar di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Mendapatkan apresiasi dan perhatian dari Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya. Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Kronologis Suami Tikam Selingkuhan Isterinya Hingga Tewas Di Dumoga Timur Bolmong
“Satu kesyukuran bagi kita semua, Kejaksaan Tinggi Gorontalo bersama seluruh jajaran mau masuk ke kampus kampus. Kemarin sudah dilakukan ke desa, nah hari ini Pak Kajati ke kampus,” kata Penjagub Ismail,Kamis (13/07/2023).
Ismail mengatakan seminar nasional merupakan agenda penting untuk memberikan pemahaman yang lebih luas bagi para mahasiswa untuk menyikapi persoalan hukum yang dapat merugikan negara.
Kesadaran masyarakat terutama mahasiswa terhadap hukum menjadi peran yang sangat penting karena hukum yang menjalankan adalah masyarakat itu sendiri.
“Ini hal yang membanggakan bagi kita dan saya pun berkeinginan suatu saat seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Untuk diberikan pencerahan tentang tidak pidana korupsi oleh jajaran pak Kajati sehingga kita semua paham yang mana yang boleh dan kita juga tau mana yang tidak boleh,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto Joko Irianto mengatakan seminar Hari Bhakti Adhyaksa ini terlaksana atas kerjasama Kejati Gorontalo dan UNG.
Baca Juga: 2024 Gorontalo Ditargetkan Masuk Geopark Nasional
Kegiatan ini diharapkan dapat menghimpun masukan dari mahasiswa ekonomi dan hukum untuk mengoptimalisasi kewenangan kejaksaan dalam penanganan tindak pidana yang mengakibatkan kerugian negara.
“kami sangat mengaharapkan masukan dari mahasiswa langkah langkah apa saja yang dapat dilakukan Kejaksaan dalam menangani perkara yang melibatkan kerugian negara,” harap Purwanto.(zis/Nov-Kmfo).
Editor : Azis Manansang