Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Aksi Nekat Lansia Lompati Jembatan Interchange Manado, Alasannya Mengejutkan

Tina Mamangkey • Sabtu, 15 Juli 2023 | 11:34 WIB
Seorang lansia asal Desa Tatelu Jaga II, Kecamatan Dimembe, bikin gempar, Jumat (14/7/2023). Dia diduga nekat loncat dari jembatan Interchange Manado Bypass. (Dok)
Seorang lansia asal Desa Tatelu Jaga II, Kecamatan Dimembe, bikin gempar, Jumat (14/7/2023). Dia diduga nekat loncat dari jembatan Interchange Manado Bypass. (Dok)

GORONTALOPOST - Kehebohan terjadi di Desa Tatelu Jaga II, Kecamatan Dimembe, pada Jumat (14/7/2023), ketika seorang lansia diduga nekat melompat dari jembatan Interchange Manado Bypass dan tewas di tempat kejadian.

Wanita berusia 68 tahun tersebut diketahui bernama Riyni Ogotan dan ternyata merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Seorang saksi, Fernando Paulus (33) dari Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), mengungkapkan bahwa ia melihat korban tergeletak di tengah jalan dengan tubuh berlumuran darah.

Dia segera melaporkan kejadian tersebut kepada Sekdes Maumbi, Leonardo Moray.

Junike Tuegeh (42), menantu korban dan warga Desa Tatelu Jaga II, Kecamatan Dimembe, mengetahui kabar tersebut melalui Facebook.

Ia dan suaminya, Vecky Marlon Pangau (46), anak kandung korban, segera menuju tempat kejadian.

"Ibu kami menderita gangguan mental selama 20 tahun dan sedang dalam perawatan di RS Ratumbuysang Manado," ungkapnya.

Kapolsek Airmadidi, Iptu Yusi Kristiana, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi tentang dugaan bunuh diri di jembatan interchange Manado bypass, pihak kepolisian segera menuju tempat kejadian.

Mereka bekerja sama dengan pemerintah Desa Maumbi, Puskesmas Kolongan, dan RS GMIM Tonsea untuk mengangkut jenazah korban ke RS Bhayangkara.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis RS Bhayangkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Diduga korban meninggal karena cedera kepala dan patah tulang di bagian belakang tubuh akibat melompat dari jembatan.

"Pihak keluarga menolak otopsi dan telah menandatangani surat penolakan.

Mereka akan memakamkan korban di Desa Tatelu," jelasnya, kata Kapolsek Airmadidi. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Interchange #Manado #tewas #Bunuh diri #lansia