Gorontalopost.Id, GORONTALO – Pada Triwulan pertama tahun 2023, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mengelola dana haji hingga Rp168 triliun.
Begitu juga dengan perolehan nilai manfaat yang mencapai Rp 2,75 triliun. Capaian Triwulan 1 tahun 2023 telah melampaui target.
Yakni Rp 168 triliun, meningkat 4,31 persen dibandingkan triwulan I tahun 2022.
Baca Juga: Gelar Legal Expo, Warga Binaan Lapas Pohuwato Tampilkan Karya Seni Terbaik
Kemajuan ini disampaikan Amri Yusuf - Anggota Badan Pelaksana BPKH menyampaikan update pengelolaan keuangan haji.
Saat BPKH menggelar sosialisasi keuangan haji, di Asrama haji Gorontalo. Kamis (03/08/23)
Dalam kesempatan itu Amri Yusuf juga mengenalkan anak perusahaan BPKH. Sebagaimana diketahui selain sebagai pemegang saham mayoritas Pt. Bank Muamalat Indonesia Tbk.,
Baca Juga: Waspada Skincare Tak Berizin Edar Diamankan BPOM Gorontalo
BPKH sudah berhasil membentuk anak perusahaan dengan nama Syarikah BPKH Limited dan mendapatkan Commercial registration dari Ministry of Commerce Saudi dengan Nomor CR 4031279403 pada 16 Maret 2023.
Pembentukan anak perusahaan ini sebelumnya telah dirintis oleh pimpinan manajemen BPKH periode sebelumnya.
Namun menghadapi kendala proses perijinan di Arab Saudi yang tidak mudah.
Baca Juga: Waspada Skincare Tak Berizin Edar Diamankan BPOM Gorontalo
Kini dengan terbentuknya Syarikah BPKH Limited menjadi perpanjangan tangan bagi BPKH melakukan berbagai investasi di Ekosistem perhajian di Arab Saudi.
"Harapannya dengan terbentuknya anak perusahaan di Arab Saudi mampu memberikan kontribusi pada perolehan nilai manfaat dan bisa melakukan efisiensi berbagai biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji”- terang Amri yusuf. (zis)
Editor : Azis Manansang