Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Indikator Kinerja OPD Pemprov Gorontalo Diminta Terintegrasi

Azis Manansang • Selasa, 22 Agustus 2023 | 18:08 WIB

 

Penjagub Ismail Pakaya didampingi Penjabat Sekdaprov Gorontalo saat mengikuti pembukaan Bimtek Penyusunan Indikator Kinerja dan Reviu Pohon Kinerja serta Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi (Nov
Penjagub Ismail Pakaya didampingi Penjabat Sekdaprov Gorontalo saat mengikuti pembukaan Bimtek Penyusunan Indikator Kinerja dan Reviu Pohon Kinerja serta Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi (Nov


Gorontalopost.Id,   GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya menilai selama ini,penyusunan indikator kinerja masih dilakukan parsial padahal tujuannya sama untuk mensejahterakan rakyat.

Sehingga itu meminta agar indikator kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terintegrasi, realistis dan terukur.

Baca Juga: Wabup Merlan Bangga Pakaian Karawo Gorontalo Sudah Mendunia

“Misalnya saya mau menurunkan kemiskinan dua persen tahun depan.

Dua persen itu siapa saja yang akan berkontribusi. Contoh Dinas Pertanian harus bantu berapa misalnya, maka peran yang sama harus dibantu oleh OPD yang lain juga.

Baca Juga: Tim Kejati Tinjau Proyek Jaringan Irigasi Senilai Rp10,4 Miliar Ada Apa ?

Jangan sampai dinas pertanian kasih sapi ke yang miskin tadi, sementara Dinas Pangan dan Dinas Perikanan tidak kasih beras dan ikan, malah kasih ke yang lain. Ini yang saya maksudkan jadi kendala,” kata Ismail.

Saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Indikator Kinerja dan Reviu Pohon Kinerja serta Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi Tematik.

Baca Juga: Ribuan Penonton Banjiri Konser Armada di Lapangan Sport Center Limboto

Penanganan Kemiskinan yang dilaksanakan oleh Biro Organisasi, di Ballroom Hotel Yuliana Kota Gorontalo, Senin, (21/8/2024).

Untuk mewujudkan perencanaan dan indikator kinerja yang baik butuh data akurat. Warga miskin harus dipetakan dengan baik dan diintervensi secara bersama sama.

Baca Juga: Gorontalo Karnaval Karawo 2023 Berlangsung Sukses

Data kemiskinan harus dipotret berdasarkan status desil yang tidak bisa sama perlakuannya.

Ia menilai, intervensi kemiskinan tidak cukup pada desil IV atau miskin, tetapi juga pada desil III hampir miskin.

Membuang banyak energi pada desil IV mungkin akan menekan kemiskinan, tapi desil III yang tidak disentuh juga akan menyebabkan kemiskinan.

Baca Juga: Polda Gorontalo Razia Tempat Hiburan Malam Hingga Sasar Penjual Miras

“Justru itu kalau mau, dengan kabupaten/kota kita lihat by name by addres-nya, kita lacak. Kami di provinsi akan menunjang kabupaten/kota.

Untuk mengentaskan itu. Penurunan kemiskinan ini harus menjadi cita-cita besar kita semua,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Bone Bolango Kucurkan Rp 2,1 Miliar Beasiswa Cemerlang Tahun 2023

Aspek indikator yang realistis juga menjadi penekanan. Ia minta OPD tidak memasang target yang tinggi.

Namun dengan intervensi anggaran yang kecil. Sebaliknya, anggaran yang besar tidak realistis jika memasang indikator yang kecil..(mg-02/Kmfo).

Editor : Azis Manansang
#PEMPROV GORONTALO #indikator kinerja #Ismail Pakaya