GORONTALOPOST - Komunitas penyelam di Gorontalo telah menjalankan misi penting dengan menanam terumbu karang di perairan objek wisata hiu paus Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Hiu Paus Internasional.
Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PRL dan PSDKP) Provinsi Gorontalo, Syafrie AB Kasim, menyatakan bahwa acara ini adalah peringatan untuk International Whale Shark Day 2023 di Gorontalo.
Syafrie menjelaskan bahwa terumbu karang yang ditanam di lokasi ini adalah cabang dari terumbu karang yang telah diambil sebelumnya dari koloni yang tumbuh di sekitar kawasan wisata hiu paus Botubarani. "Sebanyak dua persen dari terumbu karang tersebut kami ambil, lalu ditanam kembali menggunakan media yang sudah kami siapkan," katanya.
Media yang digunakan adalah rasipede, yaitu sepeda bekas (ontel) milik pedagang ikan yang sebelumnya telah diganti dengan sepeda motor. Rasipede ini ditempatkan di dasar laut dan menjadi tempat penanaman terumbu karang baru. "Dengan menggunakan rasipede ini, kami menciptakan terumbu karang buatan di sekitar lokasi ini. Terumbu karang yang sudah kami persiapkan kemudian diikat pada rasipede," tambahnya.
Sejak tahun 2020, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan komunitas penyelam dan instansi maritim lainnya. Saat ini, terumbu karang di kawasan tersebut mulai mengalami perkembangan yang positif. "Secara alami, terumbu karang muda mulai tumbuh. Oleh karena itu, kami melakukan penambahan seperti yang telah dilakukan oleh penyelam-penyelam tadi," ucapnya.
Tujuan dari penanaman terumbu karang baru ini adalah untuk memperluas habitat ekosistem terumbu karang. "Ini juga merupakan bagian dari program kami untuk merehabilitasi terumbu karang di sekitar kawasan wisata hiu paus Botubarani, Gorontalo," tambahnya.
Salah satu penyelam yang juga menjadi juri dalam lomba, Wawan Iko, menjelaskan bahwa penyelam-penyelam yang terlibat dalam penanaman terumbu karang terdiri dari enam grup yang melaksanakannya secara bergantian.
Menurutnya, kegiatan menanam terumbu karang ini merupakan bagian dari lomba penyelaman yang diadakan dalam rangka perayaan Hari Hiu Paus Internasional, yang diselenggarakan oleh sejumlah organisasi, komunitas, Pemda Bone Bolango, dan Pemprov Gorontalo. (antara)