Gorontalopost.id, GORONTALO - Mengaktifkan kembali Tourist Information Centre (TIC) di lokasi pintu masuk untuk mengoptimalkan pelayanan wisatawan.
Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo melaksanakan konsolidasi peningkatan dan pengawasan terhadap Pelayanan Kunjungan Wisatawan.
Baca Juga: Mahasiswa MSIB Edukasi Warga Buat Donat Bahan Dasar Kulit Pisang
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Aryanto Husain menjelaskan tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat tersebut.
Adalah untuk menata kelola, membangun kesepahaman, dan memperkuat sistem pelayanan wisatawan di pintu masuk kedatangan.
“Serta, melakukan diskusi terkait permasalahan, juga merumuskan solusi mulai hulu dan hilirnya,” kata Aryanto, kemarin.
Baca Juga: Polwan Polres Pohuwato Gencar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di SMP 1 Marisa
Dikatakan Aryanto, kegiatan ini dilaksanakan, mengingat pentingnya MOU antara para pihak, karena masing-masing pintu masuk memiliki otoritas.
Terutama, dalam menyiapkan sarana prasarana promosi (hubungan laut, hubungan udara, hubungan darat).
“Olehnya, Dinas Pariwisata telah menyiapkan konten promosi, yang disiapkan ditempatkan di ruang publik, maupun alat transportasi,” jelas Aryanto.
Lebih lanjut, pihaknya akan menyiapkan konten video dan foto plus destinasi maps, untuk meningkatkan promosi wisata Gorontalo, serta, mengembangkan konektivitas transportasi angkutan laut bagi wisatawan di kawasan Indonesia timur.
Baca Juga: Takraw Raih Emas POMNAS Banjarmasin PSTI Pohuwato Desak PPLD di Gorontal
Aryanto menambahkan, kegiatan ini juga untuk memperkuat SDM pariwisata di pintu pintu masuk kedatangan, untuk memperkuat sistem pelayanan wisatawan dan promosi wisata Gorontalo.
Sementara itu, upaya yang akan dilakukan ke depan, kata Aryanto, dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada SDM pariwisata, sektor driver, asosiasi driver (pelabuhan, bandara, terminal).
“Serta, dengan memasifkan promosi wisata Gorontalo, di kapal penyeberangan antar pulau antar provinsi, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan masuk ke Gorontalo,” pungkasnya. (Mg-02/kmfo).
Editor : Azis Manansang