Gorontalopost.id, SUWAWA – Kick off Festival Maleo Gorontalo 2023 (FMG 2023) dalam rangka peringatan hari maleo sedunia (International Maleo’s Day).
Baca Juga: Ditahan Kejari Eks Kabid Disdik Gorontalo Utara Terancam 20 Tahun Penjara
Bukan hanya bermakna peringatan semata. Namun merupakan kegiatan bagi mereka yang tertarik dengan satwa endemik, hewan yang hanya ada di satu tempat dan tidak ada di tempat lain.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Dr.Ir. Aryanto Husain,MMP pada pembukaan rangkaian Festival Maleo Gorontalo 2023 di Danau Perintis, Suwawa, Bone Bolango, kemarin (18/11/2023).
Baca Juga: Aksi Kejar-kejaran Polisi Atinggola, Ringkus Miras Cap Tikus 1,5 Ton Asal Tombatu Sulut,
“Peringatan ini langsung kami promosikan sebagai ivent, sehingga gayung bersambut dengan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bone Bolango, Wildlife Conservation Society (WCS), Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo,” kata Aryanto Husain.
Aryanto Husain mengisahkan hasil diskusi dengan para pihak ini kemudian dikemas sebagai salah satu iven kepariwisataan yang mengusung upaya konservasi.
Baca Juga: Jalan Pangea - Sari Tani Tuntas, Disambut Gembira Warga
Dan pariwisata minat khusus yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan menguatkan perlindungan pada Kawasan konservasi.
“Di Festival Maleo ini tidak hanya bicara burung maleo dan ekosistemnya semata, namun juga membicarakan local wisdom atau kearifan lokal masyarakat agar diberi ruang untuk menjaga ekosistem," tutur Aryanto Husain.
Baca Juga: Pemkab Pohuwato Segera Dituntaskan Pengembalian Pinjaman Dana PEN
Ia menjelaskan bisnis pariwisata adalah bisnis kebahagiaan yang setiap kegiatan mendatangkan kebahagiaan.
Tidak heran jika pada kegiatan kepariwisataan selalu menghadirkan beragam atraksi yang menyenangkan.(Anthz/Kmfo).
Editor : Azis Manansang