Gorontalopost.id, GORONTALO- Jadikan desa Bobohu sebagai Bali nya Gorontalo. Tekad ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Aryanto Husain, MMP.
Saat memberikan sambutan pada pelaksanaan #KadinTALK Pariwisata di wisata desa religius Bubohu Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (18/11/23).
Baca Juga: Kasus Penganiyaan Talumolo, Tujuh Tersangka Terancam 7 Tahun Penjara
Aryanto Husain menjelaskan sudah berulang kali datang ke Bobohu, dan melalui pembicaraan tatap muka maupun diskusi muncul gagasannya untuk menjadikan Bobohu ini sebagai Balinya Gorontalo.
"Anda tahu khan Bali sebuah pulau dewata yang diilhami kehidupan agama Hindu. Nah Bobohu sebagai propotipe sebagai desa Islam di Gorontalo yang dibalut budaya.
Mimpi kami mulai menjadi kenyataan, dulunya Bobohu sempat tenggelam kini saya datang mulai bergairah dan bangkit kembali,"ungkapnya.
Baca Juga: Direktur Poltekgo Rombak Kabiet Lantik 30 Pejabat Struktural
"Sehingga itu #kadin TALK harus didukung, saya berikan apresiasi apa yang dilakukan Kadin Gorontalo, terutama penggagasnya Dr Riny Luawo.
Karena melalui kegiatan ini kita bisa berdiskusi, dan kita bicara bertukar gagasan, minimal kita pertahankan," ungkapnya.
Baca Juga: Kapolda Bersama Ketua Bhayangkari, Tanam Pohon Kelapa di Kabupaten Gorontalo Jaga Kelestarian Alam
Selanjutnya kata Aryanto Husain, Desa wisata Bobohu menjadi menarik bagi pribadinya. Sebagai Sustainable tourism, pariwisata berkelanjutan pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang.
Ada tiga dimensi menurutnya terpenuhi di Bobohu sebagai provotipe desa Islam di Gorontalo yang dibalut budaya.
Pertama soal lingkungan hijau, dapat diilustrasikan ada kepedulian kepada ekologi,kedua budaya yang terpelihara sebagai keseimbangan. "Relung sosial terjadi,"ungkapnya.
Dan yang ketiga masalah ekonomi berkelanjutan. "Walau melalui skala lokal PKBM bisa lihat belanja duit terjadi walau tidak banyak, tapi terjadi perputaran ekonomi,"bebernya.
Baca Juga: Festival Maleo di Danau Perintis Dorong Upaya Konservasi dan Ekonomi
Makanya konsep Muslim tourism akan dikembangkan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo ke depan sangat tepat. Dan akan dimulai dari desa Bobohu ini.
"Dan hal ini tidak berhenti di Desa Bobohu akan tetapi terus menerus kita kita kembangkan dengan desa-desa lainnya yang ada di Gorontalo,"ucapnya.
Kemudian Aryanto mengungkapkan dirinya baru saja menerima operator kapal pesiar dengan 120 penumpang yang akan berlabuh di Gorontalo tahun depan.
Baca Juga: Aksi Kejar-kejaran Polisi Atinggola, Ringkus Miras Cap Tikus 1,5 Ton Asal Tombatu Sulut,
"Konsep yang mereka tawarkan city tour hanya jalan-jalan singga di pelabuhan kemudian berangkat lagi.
"Konsep ini kita rubah, dengan menawarkan satu hari di Gorontalo jadi habis dari menyelam di Olele dan menikmati wisata hiu paus kemudian jalan-jalan di Kota Gorontalo.
Sorenya kita bawa ke Desa Bobohu untuk menikmati atraksi budaya,"tandasnya berharap mimpi itu menjadi kenyataan. (Mg-02)
Editor : Azis Manansang