Gorontalopost, GORONTALO - Selain memberikan bantuan program Perpustakaan Nasional (Perpusnas) juga memberikan bantuan buku guna mengatasi menurunnya minat baca.
"Kemudian Perpusnas akan fokus pada perpustakaan desa," ungkap Kepala Perpusnas yang diwakili Pustakawan Ahli Utama Dr.Mujiani.S.Sos. Saat menutup Bimtek SPP-TIK se Provinsi Gorontalo yang berlangsung Fox Hotel, Kamis (30/05/2024).
Baca Juga: Tukang Bentor Ditemukan Tetangga Tak Bernyawa, Gegerkan Warga Talumolo
Selanjutnya terkait dengan Bimbingan tehnik (Bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi (SPP-TIK).
Menurutnya merupakan salah satu strategi dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) untuk membekali pustakawan dan/atau pengelola perpustakaan yang bertransformasi dengan materi capacity building.
“Capacity Building adalah alat untuk membantu pemerintah, komunitas, dan individu-individu dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan," beber Mujiani.
Baca Juga: Kunker Mentan Bawa Berkah Petani Bonebol, Serahkan Ragam Bantuan, Perluas Areal Tanam Padi 50 ribu H
Dikatakan Mujiani Bimtek yang berlangsung selama 5 hari (27-31) Mei 2024 ini didesain untuk memperkuat kemampuan pengelola perpustakaan dalam mengevaluasi pilihan kebijakan dan implementasi kebijakan secara efektif.
Dijelaskan juga bahwa dengan penyelenggaraan Capacity Building bagi pustakawan dan tenaga perpustakaan, sehingga perpustakaan desa dapat mendukung berprosesnya knowledge transfer.
Dalam kegiatan Capacity Building¸ SDM perpustakaan juga diberikan ilmu untuk melaksanakan advokasi kepada pihak-pihak yang berpotensi mendukung kegiatan perpustakaan dalam berbagai bentuk, baik material maupun non material.
Baca Juga: SK Pj Walikota Belum Turun dari Mendagri Pemprov Gorontalo Bakal Tunjuk Plh
SDM perpustakaan juga dibekali kemampuan dasar untuk melakukan publikasi kegiatan TPBIS dari yang paling sederhana melalui media sosial hingga media arus utama.
Pada sisi lain sambutannya Ia juga menjelaskan bahwa Program TPBIS adalah implementasi kebijakan pemerintah dalam RPJMN 2020-2024 yakni peningkatan SDM melalui Penguatan Budaya Literasi.
"Dan kegiatan ini dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional yang melibatkan pemerintah daerah untuk mengembangkan fungsi.
Dan peran perpustakaan dalam memberikan pelayanan sehingga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan,"ucapnya.
Baca Juga: Dua Ekor Orca Muncul, Hiu Paus Botuberani Mengungsi ke Perairan Biluhu
Acara Penutupan Bimtek SPP TIK ini juga dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Gorontalo yang diwakili Kabid Perpustakaan Syarudin Porindo.
Yang dalam sambutannya mengungkapkan sejumlah permasalahan yang terjadi di Gorontalo.
Salah satunya menyangkut minat baca yang menurun dan ketersedian buku yang tidak mencukupi kebutuhan. (MG-03)
Editor : Azis Manansang