Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Bawaslu Provinsi Gorontalo Temukan 7000 Pemilih Lakukan Perubahan Data Saat Coklit Pilkada 2024

Azis Manansang • Senin, 29 Juli 2024 | 16:25 WIB

 

Gorontalopost, GORONTALO - Bawaslu Provinsi Gorontalo temukan 7000 lebih pemilih lakukan Perubaha data saat Coklit Pilkada 2024.

"Perubahan data itu meliputi Nama, Alamat, tanggal lahir atau perubahan data Identitas," ungkap Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli, Spd, SH,M.Ap, saat konrensi pers, Senin (28/07/2024).

Sehingga itu kata Idris Usuli, pengawasan uji petik ini terus berlanjut dan hal ini sudah disampaikan Bawaslu kepada KPU Provinsi dan KPU kabupaten /Kota pada saat kegiatan Rapat Koordinasi.

Baca Juga: Sejumlah Penambang Ilegal Ditangkap Tim Gabungan Gakkum dan DLHK

Terkait juga Data Pemilih yang sudah berstatus TNI, Polri pada Penerimaan Terbaru. Serta data ASN, TNI - Polri yang masuk masa Purnabakti kategori Pemilih Pemula.

Bawaslu juga meneliti data Pemilih yang sudah meninggal dunia dan belum Terhapus pada data Administrasi. kependudukan.

" Intinya Pengawasan Bawaslu bukan hanya Coklit dan DPHP tetapi berlanjut Hingga Pada Hari Pemilihan terkait Penguna Hak Pilih," tandasnya.

Baca Juga: KPU Bone Bolango Segera Verifikasi Faktual Ribuan KTP Dua Bapaslon Perseorangan

Sementara itu Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Moh. Fajri Arsyad, Spd, SH, MH, mengatakan Bawaslu melakukan pengawasan ketat.

Guna memastikan pelaksanaan Pencocokan dan penelitian (Coklit) Daftar Pemilihan Hasil Perbaikan ( DPHP) Pelaksanaan Pilkada 2024.

"Pengawasan dilakukan untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai prosedur dan data pemilihnya akurat.

Metode pengawasan dilakukan melalui pengawasan melekat dan uji petik," ungkap Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Fajri Arsyad saat mengawali pemaparan.

Baca Juga: Karyawan CMP Meninggal di Dumptruk Saat Parkir di Depan Kantor

Selanjutnya Fajri Arsyad mengatakan Bawaslu melakukan langkah proaktif melalui patroli pengawasan kawal hak pilih menyasar kepada Pemilih Pemula.

Pemilih rentan, wilayah perbatasan yakni wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah Pemilih diwilayah rawan. Serta pemilih yang menganti data identitas. Bahkan data pemilih yang dinyatakan meninggal Dunia.

Selain itu, Bawaslu Provinsi Gorontalo, mendirikan posko kawal hak pilih baik di kantor, media sosial, maupun Posko Pengaduan Keliling Kawal Hak Pilih.

Baca Juga: Viral di Medsos Anggota TNI di Gorontalo Pingsan Penampakan Pocong Jatuh di Motor

"Dalam upaya memitigasi kerawanan dan mencegah pelanggaran prosedur Coklit, Bawaslu melakukan upaya pencegahan sejak dini, baik melalui imbauan di tingkat provinsi, dan kabupaten/kota .

Bawaslu senantiasa menyampaikan Himbauan, sosialisasi dan edukasi kepada pemilih baik melalui media sosial, tatap muka, pamfle/leaflet.

Kordinasi dan kerjasama dengan KPU dan stakeholder kepemiluan lainnya, pelibatan pengawasan partisipatif, publikasi, serta saran perbaikan secara langsung," Ujarnya .

Hadir dalam konferensi pers, anggota Bawaslu lainnya John Hendri Purba, Spd,SH,MAp, Lismawi Ibrahim,Spd,SH,Mpd, (Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #Bawaslu #perubahan data #pilkada 2024 #coklit