Gorontalopost, GORONTALO – Kebanggan bagi warga Gorontalo karena menjadi satu dari 11 provinsi yang diintervensi melalui program Laut Sejahtera (LAUTRA) atau Oceans for Prosperity.
Kenapa Gorontalo, karena salah satu daerah yang memiliki ekosistem laut yang unik. Tidak semua lokasi di Indonesia dilewati hiu paus.
Hal ini menjadi alasan Program kerja sama Kementrian PPN/Bappenas melalui Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF).
Baca Juga: Pelepasan Ribuan Balon Warnai Pencangan Peringatan HUT ke-79 RI di Gorontalo
Dan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI itu fokus peningkatan pengelolaan berkelanjutan kawasan konservasi dan perikanan terumbu karang.
Direktur Kelautan dan Perikanan, Kementrian PPN/Bappenas Rahmat Mulianda menjelaskan, program LAUTRA diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kita sebagai negara yang memiliki kawasan laut dengan ekosistem di dunia yang paling lengkap, kita harus mampu mengelola secara komprehensif dari sisi ekonomi, ekologi dan sosial.
Baca Juga: Sukses Kendalikan Inflasi, Bone Bolango Terima Insentif Fiskal Senilai Rp5,8 M dari Kemenkeu
Dengan LAUTRA kita kembangkan alternatif lain potensi masyarakat sehingga tidak semata-mata mereka berharap dari menangkap ikan dengan perahu kecil,” kata Rahmat
kepada wartawan.
Usai hadir pada Entry Meeting Kegiatan Oceans for Prosperity – LAUTRA Komponen 3 bertempat di Hotel Aston, Kota Gorontalo, belum lama ini.
Lebih lanjut katanya, dipilihnya Gorontalo sebagai satu dari 11 lokus program LAUTRA karena memiliki potensi laut yang baik. Lokus program ada di Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Teluk Gorontalo.
“Kenapa Gorontalo, karena salah satu daerah yang memiliki ekosistem laut yang unik. Tidak semua lokasi di Indonesia dilewati hiu paus.
Baca Juga: Sukses Kendalikan Inflasi, Bone Bolango Terima Insentif Fiskal Senilai Rp5,8 M dari Kemenkeu
Ini merupakan anugerah yang harus kita manfaatkan dengan baik, kita kelola dengan baik dan mendatangkan manfaat bagi masyarakatnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Handoyo Sugianto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementrian PPN/Bappenas yang telah memilih Gorontalo sebagai lokus program LAUTRA.
Ia berharap program ini bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Warga Provinsi Gorontalo Dukung Putra Terbaik Gorontalo, Ramdhan Pomanto Maju Pilkada Sulsel
“Kita punya kurang lebih 900 KM garis pantai di Utara dan Selatan Gorontalo. Kita juga mempunyai suku Bajo di Boalemo dan Pohuwato di kampung Torosiaje.
Penduduk tersebut tinggal di atas laut. Nah potensi ini perlu dilestarikan dan dikembangkan,” kata Handoyo.
Program LAUTRA terdiri dari tiga komponen utama yakni infrastruktur pengembangan kawasan, pengembangan masyarakat serta komponen pendanaan.
Acara yang digelar khusus untuk memperkenalkan strategi pendanaan inovatif kawasan konservasi dan ekonomi pesisir yang didukung oleh World Bank.(Mg-02/Kmfo).
Editor : Azis Manansang