Gorontalopost, GORONTALO- Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Amin Abdullah, dildikabarkan meninggal saat transit di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin, (24 /10/2024).
Kejadian ini dibenarkan Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, dimana menurutnya jenazah Amin Abdullah saat ini masih ada di cargo Bandar Udara
Internasional Sultan Hasanuddin.
"Almarhum baru pulang dari Jakarta, mengikuti Pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk Modul Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pemilihan 2024.
Yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu di Jakarta," kata Idris dalam pesan singkat.
Almarhum Amin Abdullah meninggal sekitar Pukul 10.50 Wita saat transit dari Jakarta ke Gorontalo. Jenazah tidak langsung diterbangkan ke Gorontalo, lantaran belum ada
penerbangan lagi. "Adanya besok," jelas Idris.
Baca Juga: Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan Sebut Prabowo Negarawan Sejati Libatkan Orang Muda di Kabinet
Sementara itu Kasubbid Penghubung Pemerintah Provinsi Gorontalo di Makassar, Mohamad Agung Sugiarto ikut membenarkan kejadian ini.
Dimana menurutnya jasad almarhum Amin Abdullah Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, belum bisa di berangkatkan dari Makasaar ke Gorontalo pada Kamis
(24/10/2024).
“Jasad almarhum Amin Abdullah belum bisa di berangkatkan hari ini (Kamis.red), karena tidak ada pesawat yang tujuan Gorontalo saat ini.
Baca Juga: Viral Warga Antusias Pajang Foto Presiden Prabowo di Sekolah hingga Rumah
Insya Allah, jasad almarhum Amin Abdullah akan di berangkatkan Jumat (25/10/2024) dengan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA542 pukul 12.00 WITA siang,” ujar Agung.
Selain itu kata Agung Sugiarto, Ia telah mendapatkan informasi bahwa Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo akan menjemput jasa almarhum Amin Abdullah, seorang komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo yang meninggal di Makassar. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang