Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pelestarian Hutan Mangrove Oleh Kelompok Tani Tanjung Lestari Desa Popalo

Agus Limehu • Rabu, 6 November 2024 | 21:15 WIB

PENULIS : PAMAN KINOY

 

GORONTALO UTARA- Gorontalo Utara satu diantara daerah di provinsi Gorontalo
memiliki garis pantai panjang. Kekayaan sumber daya alamnya terjaga. Seperti halnya hutan mangrove di Desa Popalo di Kecamatan Anggrek, masih terlestari.

Kelompok Tani Tanjung Lestari Desa Popalo baru-baru ini melakukan langkah konkret dengan melaksanakan penanaman perdana mangrove. Yang membanggakan, inisiatif ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan telah melalui proses uji mutu yang ketat oleh BPDAS Bone Bolango, memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program penanaman.

Setelah melalui serangkaian tahapan evaluasi uji mutu dan kelayakan yang dilakukan oleh tim BPDAS Bonebolango pada Rabu (30/10/2024), bibit mangrove kini telah dinyatakan siap untuk ditanam. Penanaman bibit mangrove ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Provinsi yang didampingi tim BPDAS Bonebolango dan Kelompok Tani Tanjung Lestari Desa Popalo pada Sabtu (2/11/2024).

Acara diawali dengan penyambutan Kepala Balai Provinsi Gorontalo, Bontor Lumbantobing beserta rombongan, oleh Kepala Desa Popalo, Gaflan Bausin, yang didampingi Babinsa Koramil Kwandang, perangkat desa dan perwakilan KBR Kelompok Tani Tanjung Lestari di Pulau Pata Alimu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Popalo Gaflan Bausin memaparkan keberhasilan program RHL terkait rehabilitasi hutan mangrove yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021 hingga 2023. "Program ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Kami berharap di tahun ini ada 10 hektar yang akan ditanami, dan semoga bisa mengikuti kesuksesan program RHL sebelumnya yang mencapai tingkat pertumbuhan sekitar 90 persen," ujar Gaflan.

Kepala Balai Provinsi Bontor Lumbantobing memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Tanjung Lestari dan pemerintah Desa Popalo dalam penanaman perdana 40 ribu bibit Mangrove.

Penanaman perdana mangrove dalam rangka pemulihan ekosistem ini diharapkan dapat memulihkan dan memperbaiki kualitas serta mempertahankan hutan mangrove. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove, baik secara fisik, ekologis, maupun ekonomis," jelasnya.

Lumbantobing juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove pasca penanaman. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Langkah ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat lokal dan lembaga pemerintah dapat menghasilkan gerakan positif dalam upaya pelestarian lingkungan. Kelompok Tani Tanjung Lestari desa popalo telah menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang memerlukan perencanaan matang dan dukungan teknis yang memadai. (PAMAN KINOY) 

Penanaman Mangrove di desa PopCall kecamatan anggrek Kabupaten Gorontalo utara
Penanaman Mangrove di desa PopCall kecamatan anggrek Kabupaten Gorontalo utara

Editor : Agus Limehu