Gorontalopost, GORONTALO - Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar rapat evaluasi pengawasan Pemilu 2024 di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, pada Jumat (7/2/2027).
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi terhadap pelaksanaan pemilu serta upaya perbaikan ke depan.
Baca Juga: Eksploitasi Emas Ilegal di Boalemo Terungkap, Tiga Ditahan Polda Gorontalo
Hadir dalam pertemuan tersebut berbagai pihak terkait, mulai dari unsur Forkopimda, KPU, Badan Kesbangpol, Dinas Perhubungan, hingga tokoh masyarakat dan media.
Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadji Arsyad, menekankan bahwa pengawasan pemilu yang optimal hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua elemen masyarakat.
"Keberhasilan pemilu yang berintegritas bergantung pada keterlibatan aktif berbagai pihak," jelasnya.
Dalam rapat ini, juga dibahas sejumlah tantangan yang dihadapi selama proses pemilihan, termasuk sengketa hasil Pilkada yang masih dalam proses hukum di Mahkamah Konstitusi.
Selain evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya, rapat ini juga menyoroti pentingnya langkah-langkah preventif dalam mencegah pelanggaran pemilu.
Bawaslu menekankan perlunya sosialisasi yang lebih intensif kepada penyelenggara dan peserta pemilu agar memahami serta menaati regulasi yang berlaku.
Dengan pendekatan ini, diharapkan pelanggaran dapat diminimalisir dan transparansi dalam proses pemilu semakin meningkat.
Baca Juga: Adhan Dambea Tegaskan Kemenangan Pilkada 2024 adalah Milik Rakyat Gorontalo
Sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi, Bawaslu Gorontalo menyusun rekomendasi strategis untuk pengawasan pemilu ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Dengan semangat "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", Bawaslu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang