Gorontalopost, GORONTALO - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo bersama perbankan lainnya telah menyiapkan penukaran uang tunai senilai Rp 873 miliar.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2025.
Yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai selama momen penting ini.
Baca Juga: Semangat Kebersamaan! Wabup Bone Bolango Jalani Adat Moloopu dan Berbuka Puasa Bersama Warga
Kepala KPwBI Gorontalo, Bambang Satya Permana, menjelaskan bahwa tradisi masyarakat Gorontalo
Dalam membagikan uang baru kepada sanak saudara, yang dikenal dengan istilah Zakati, meningkatkan permintaan terhadap uang pecahan kecil.
Oleh karena itu, BI memastikan ketersediaan uang dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk kemudahan akses, BI Gorontalo menyediakan layanan penukaran uang tunai di 15 titik strategis, seperti masjid, kantor pemerintahan, dan pusat keramaian.
Baca Juga: Polemik PPPK dan Ormas Melalui SE Sekdaprov, Komisi I DPRD Gorontalo Kritik Ketidakjelasan Regulasi
Selain itu, 20 loket penukaran di bank umum juga disiapkan, sehingga total terdapat 35 kegiatan penukaran uang yang berlangsung pada 6–25 Maret 2025.
BI juga menerapkan sistem antrean digital melalui aplikasi PINTAR agar masyarakat dapat memilih lokasi dan jadwal penukaran secara lebih tertib dan efisien.
Masyarakat yang ingin menukarkan uang baru harus memperhatikan batas maksimal penukaran yang ditetapkan, yaitu Rp 4,3 juta per orang.
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI juga mengajak masyarakat untuk menggunakan Rupiah dengan bijak.
Tidak berlebihan dalam berbelanja, serta menjaga kualitas uang Rupiah demi mendukung stabilitas sistem pembayaran dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang