Gorontal;opost, GORONTALO – Rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo yang berlangsung pada Senin (10/03/2025).
Menjadi sorotan publik akibat rendahnya tingkat kehadiran anggota dewan.
Dari total 45 anggota DPRD, hanya sekitar 15 orang yang hadir, termasuk Ketua DPRD Thomas Mopili dan Wakil Ketua Sulyanto Pateda.
Baca Juga: Polda Gorontalo Ungkap Kasus Minyak Goreng Oplosan, Tiga Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
Ketidakhadiran lebih dari separuh anggota DPRD menjadi perhatian.
Terutama karena rapat ini turut dihadiri oleh pejabat Forkopimda dan sejumlah pejabat Pemprov Gorontalo.
Meskipun demikian, rapat tetap berjalan sebagaimana mestinya karena bersifat pengumuman dan tidak memerlukan kuorum.
Menariknya, anggota yang hadir berasal dari Partai Golkar, Demokrat, PPP.
Dan Hanura, sementara partai lain seperti Nasdem, PDIP, PKS, PAN, dan PKB tidak mengirimkan perwakilannya.
Baca Juga: Viral Ribuan Udang Naik ke Bendungan Randangan Gorontalo, Fenomena Alam ini Hebokan Medsos
Fenomena ini menimbulkan spekulasi terkait dinamika politik di tubuh DPRD Provinsi Gorontalo.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menanggapi minimnya kehadiran anggota dewan.
Dengan menyebutnya sebagai dinamika politik yang biasa terjadi.
Namun, ia mengingatkan pentingnya sinergi antara kepala daerah.
Dan DPRD dalam menjalankan roda pemerintahan demi kepentingan masyarakat.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang