Gorontalopost, GORONTALO- Gorontalo bersiap menerima investasi besar di sektor perkebunan kelapa.
Ketua Kadin Gorontalo, Ir. Muhalim Djafar Litty, mengungkapkan bahwa investor asal Singapura akan mengembangkan kelapa hibrida di Kabupaten Pohuwato.
Baca Juga: Talumolo Kembali Diterjang Banjir, Warga Harap Solusi Jangka Panjang
Dengan potensi kelapa yang melimpah, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor perkebunan kelapa di daerah tersebut.
Salah satu syarat utama dalam investasi ini adalah pembangunan pabrik pengolahan kelapa agar semua bagian kelapa dapat dimanfaatkan, mulai dari daging, tempurung, hingga kulitnya.
Pabrik ini harus berlokasi dekat dengan pelabuhan atau daerah pesisir guna memperlancar distribusi hasil produksi.
Jika belum tersedia pelabuhan, investor bahkan bersedia bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun dermaga.
Baca Juga: Meriahnya Gebyar Malam Qunut di Payunga, Tradisi Unik yang Terus Lestari
Sebagai langkah awal, akan dilakukan uji coba penanaman kelapa hibrida di lahan seluas 100 hektar.
Selain mencari lahan kosong yang sesuai, investor juga siap bekerja sama dengan pemilik lahan yang sudah memiliki tanaman kelapa untuk melakukan peremajaan.
Dengan masa pertumbuhan lebih singkat, yakni maksimal lima tahun, investasi ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang cepat bagi masyarakat.
Muhalim menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam perizinan agar investasi dapat berjalan lancar.
Ia juga berharap koperasi petani kelapa dapat dibentuk agar masyarakat lokal dapat turut merasakan manfaat dari proyek ini.
Dengan pasar ekspor yang sudah tersedia ke Cina dan Eropa, pengembangan sektor kelapa di Gorontalo diprediksi akan semakin maju. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang