Gorontalopost, GORONTALO - Tiga pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo secara tegas menarik seluruh dana mereka dari Bank SulutGo (BSG).
Keputusan ini dipicu oleh kekecewaan atas tidak adanya satu pun perwakilan Gorontalo dalam jajaran Dewan Komisaris BSG hasil RUPS 2025.
Baca Juga: Kecewa Tak Dilibatkan, Bupati Gorontalo Ancam Tarik Saham dari Bank SulutGo
Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan terbaru, Kabupaten Boalemo, menyatakan mundur dari kerja sama dengan bank tersebut.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengaku kecewa karena tidak satupun usulan dari pihak Gorontalo dihargai dalam pemilihan komisaris.
Ia menekankan bahwa Gorontalo bukan sekadar pemegang saham, tetapi juga bagian dari pendiri awal BSG.
“Kami tidak diapresiasi, jadi kami ikut menarik dana seperti dua daerah lainnya,” ujar Rum.
Sikap serupa sebelumnya disampaikan oleh Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, dan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Sofyan menyebut keputusan RUPS dilakukan secara tertutup dan sepihak oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.
Pihak Gorontalo bahkan tidak diberi kesempatan untuk mengusulkan calon komisaris.
Baca Juga: RUPS BSG Dinilai Tak Adil, Kota Gorontalo Siap Tarik Dana dan Bentuk Bank Sendiri
Kini, ketiga daerah tengah memproses administrasi penarikan dana serta penyertaan modal dari BSG.
Mereka juga membuka wacana pendirian bank daerah baru yang dikelola oleh tokoh- tokoh lokal Gorontalo sebagai langkah strategis jangka panjang. (Mg-02)
Editor : Azis Manansang