Gorontalopost, GORONTALO – Bencana banjir disertai longsor melanda dua kecamatan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu malam (1/6/2025).
Akibatnya, satu bangunan fasilitas publik rusak dan ratusan warga harus dievakuasi ke lokasi pengungsian.
Baca Juga: Tiang Listrik Tumbang di Dulamayo Telaga, Akses Jalan Tertutup dan Listrik Padam Total
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga malam hari menyebabkan aliran air sungai meluap.
Dan tanah menjadi labil, hingga menyebabkan longsor yang merusak bagian bangunan Puskesmas Telaga puncak di Dulamayo.
“Salah satu dinding bangunan jebol akibat tertimpa longsor,” ungkap Penata Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Gorontalo, Moh Tahir Laendeng, saat dikonfirmasi, Senin (2/6/2025).
Bencana ini berdampak pada dua wilayah, yakni Desa Kayubulan Bawah di Kecamatan Limboto dan Desa Dulamayo Selatan di Kecamatan Telaga.
Total warga terdampak mencapai 733 jiwa atau 208 kepala keluarga (KK).
Baca Juga: Modus Licik Karyawan Toko Santi di Boalemo, Ratusan Juta Raib Akibat Pemalsuan Nota Semen
“Untuk saat ini tidak ada korban jiwa, namun 65 warga telah mengungsi ke tenda darurat dan rumah kerabat,” ujar Tahir.
Pemerintah setempat bersama BPBD langsung bergerak cepat mendirikan tenda evakuasi dan dapur umum guna memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.
“Kami masih terus siaga. Cuaca yang tidak menentu ini bisa saja memicu bencana susulan.
Kami imbau warga tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor dan puting beliung,” kata Tahir.
Pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten kini tengah bersinergi menyalurkan bantuan logistik dan memastikan keselamatan warga yang mengungsi. (Ris)
Editor : Azis Manansang