GORONTALOPOST- Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Korem 133/Nani Wartabone akan merealisasikan program cetak sawah seluas 5.000 hektar di wilayah irigasi Randangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Langkah ini menjadi perhatian serius semua pihak. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan pentingnya koordinasi cepat di lapangan untuk memastikan kejelasan lokasi pencetakan sawah. “Untuk yang lahan 5000 hektar tersebut kita langsung koordinasi dan memastikan lokasinya sebelah mana, karena itu penghambat, datang waktunya, kita masih cari-cari,” ujar Gusnar.
Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato menyebutkan, hingga kini sudah ada 3.379 hektar lahan yang terdata melalui skema Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Lahan tersebut tersebar di dua kecamatan, yaitu Randangan dan Patilanggio.
Namun masih tersisa 1.621 hektar yang belum memiliki CPCL. Kendala utamanya adalah belum tersambungnya jaringan irigasi sekunder, serta sebagian besar lahan masih berupa kebun kelapa produktif yang membutuhkan penyesuaian lebih lanjut.
Jika rampung, proyek ini akan menjadi lompatan besar bagi sektor pertanian Gorontalo, terutama dalam mendukung swasembada pangan.
Editor : Priska Watung