Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gubernur Gusnar dan Wagub Idah Didesak Segera Rombak Kabinet, OPS : Saatnya Penyegaran, 12 Tahun Menjabat Kursinya Sudah Karatan

Azis Manansang • Rabu, 23 Juli 2025 | 19:27 WIB

 

Alie Soecipto Sidiki,  disapa Om Pulu Sidiki (OPS).(F: Ist)
Alie Soecipto Sidiki, disapa Om Pulu Sidiki (OPS).(F: Ist)

Gorontalopost, GORONTALO — Memasuki bulan keenam sejak dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada Kamis (6/2/2025).

Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Mulai dihadapkan pada desakan untuk segera merombak struktur kabinet mereka di Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: Hamim Pou Divonis Bebas dari Kasus Dana Bansos, Sujud Syukur dan Takbir Pecah di Ruang Sidang

Sorotan tajam datang dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya tokoh politik senior, Alie Soecipto Sidiki, yang akrab disapa Om Pulu Sidiki (OPS).

Ia menilai, sudah saatnya kabinet direformasi menyeluruh demi penyegaran dan efektivitas birokrasi.

“Jabatan bukan tempat untuk kekuasaan idealnya 2 sampai 5 tahun.

Herannya  ada yang lebih dari 10 bahkan 12 tahun duduk di kursi yang sama.

Ini waktunya regenerasi, sudah berkarat kursinya karena terlalu lama duduk,” tegas OPS dengan nada serius.

OPS juga menyoroti banyaknya posisi yang masih dijabat secara rangkap oleh pejabat sementara (Plt).

Yang menurutnya bisa menghambat kinerja optimal pemerintahan.

Baca Juga: Kapten KM Barcelona Jadi Tersangka, Polda Sulut Periksa 13 ABK Usai Tragedi Kebakaran Talis

Ia meminta agar segera dilakukan pelantikan pejabat definitif dan melakukan rolling jabatan, mulai dari level pimpinan OPD eselon II hingga eselon III kepala Bidang.

“Ini bukan sekadar soal posisi, tapi soal energi baru dalam tubuh pemerintahan.

Pemerintah harus cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman,” tambahnya.

Dorongan ini diyakini menjadi alarm politik bagi duet Gusnar–Idah agar tidak menunda lagi proses penyegaran birokrasi di Provinsi Gorontalo.

Terakhir OPS wanti-wanti agar Gusnar–Idah tidak terpedaya dengan bujuk rayu pejabat yang ingin mempertahankan posisinya.

"Kase kesempaan bagi yang lain, jika tidak mampu. Sehingga jabatan bisa bergilir tidak monoton pada orang-orang tertentu saja, " pungkasnya.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #berbenah #PemerintahanBersih #Rombak Kabinet #Gusnar Ismail dan Idah Syahidah #OPS #regenerasi #birokrasi #ROLLING JABATAN