Gorontalopost, GORONTALO – Masalah kesehatan dan ketenagakerjaan di Gorontalo masih diwarnai kesenjangan, mulai dari fasilitas medis yang belum merata, minimnya kesehatan di wilayah terpencil, hingga perlindungan pekerja yang belum optimal.
Fakta ini terungkap saat Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo untuk menyerap aspirasi langsung dari pemerintah daerah dan
masyarakat, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Komisi II DPRD Gorontalo Pastikan Tambang Galian C Botubarani Tak Ganggu Wisata Hiu Paus
Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan, Gorontalo tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri.
“Kami mendengar langsung keluhan dari tenaga medis, pekerja, dan pemerintah daerah.
Tanpa dukungan nyata dari kementerian terkait, masalah ini akan sulit diselesaikan,”
ujarnya.
Menurutnya, program pemerintah pusat harus dirancang sesuai kebutuhan lapangan,
bukan sekadar formalitas.
Ia menyoroti masih adanya kesenjangan antara kebijakan di atas
kertas dan realitas yang dihadapi warga.
Baca Juga: Komisi II DPRD Gorontalo Pastikan Tambang Galian C Botubarani Tak Ganggu Wisata Hiu Paus
“Kami akan mengawal agar mitra kerja Komisi IX segera mengeksekusi program dengan
tepat sasaran. Masyarakat butuh solusi, bukan janji,” tegasnya.
Putih Sari memastikan aspirasi Gorontalo akan diperjuangkan agar masuk dalam prioritas
nasional.
Ia juga mendesak kementerian terkait untuk menghapus pola kerja sektoral yang
dinilainya sering memperlambat penyelesaian masalah kesehatan dan ketenagakerjaan.(M
Editor : Azis Manansang