Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dialog Bersejarah di Bundaran Saronde, Mahasiswa UNG dan Pimpinan Daerah Duduk Bersama di Tengah Aksi

Azis Manansang • Selasa, 2 September 2025 | 11:03 WIB

 

 

 

 

Pimpinan Daerah Duduk Bersama di Tengah Aksi (F : Ist)
Pimpinan Daerah Duduk Bersama di Tengah Aksi (F : Ist)

Gorontalopost, GORONTALO – Aksi ribuan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Saronde, Senin (1/9/2025), menghadirkan pemandangan tak biasa.

Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa SMPN 1 Tilango, Dua Siswa Luka-Luka Diterpa Ranting

Demonstrasi yang biasanya penuh ketegangan justru berubah menjadi ruang dialog terbuka di tengah jalan.

Para pimpinan daerah turun langsung dan duduk bersila bersama mahasiswa di atas aspal.

Hadir di antaranya Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah, Ketua DPRD Provinsi Thomas Mopili, Kapolda Gorontalo, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi.

Mahasiswa yang dikenal sebagai “Kampus Merah Maron” menyampaikan beragam persoalan daerah, terutama kekhawatiran soal pemotongan anggaran pendidikan.

Mereka mendesak agar pemerintah daerah tidak sekadar meneruskan aspirasi ke Kementerian Dalam Negeri.

Tetapi memastikan pesan itu sampai langsung ke Presiden
Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, Gubernur Gusnar menegaskan komitmennya.

“Aspirasi teman-teman mahasiswa akan kami sampaikan tidak hanya ke Mendagri, tetapi juga langsung ke Presiden,” ujarnya.

Wakil Gubernur Idah Syahidah menambahkan, mahasiswa harus ikut mengawal penyampaian aspirasi.

Baca Juga: Ketua DPRD Gorontalo Thomas Mopili Batal Mundur, Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pemerintah Pusat

“Kami ingin ada perwakilan mahasiswa yang menyaksikan langsung saat aspirasi ini diserahkan ke pusat,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Gorontalo, Thomas Mopili, memastikan lembaganya siap menjadi penghubung suara rakyat.

“Apa yang kalian sampaikan hari ini akan kami tampung dan perjuangkan bersama,” katanya.

Meski sempat terjadi ketegangan karena mahasiswa menolak kehadiran ajudan dan aparat di lingkaran diskusi, situasi segera cair setelah mereka mundur.

Selama hampir dua jam, dialog berjalan kondusif, dan aksi di Bundaran Saronde pun berakhir damai dengan pesan persatuan mahasiswa dan pemerintah daerah.(Mg-03)

Editor : Azis Manansang
#Berita Gorontalo #Gorontalo #mahasiswa unggul #Pendidikan #Aspirasi Mahasiswa #Bundaran Saronde #Idah Syahidah Rusli Habibie #DEMO GORONTALO #Gusnar Ismail #Dialog Terbuka Dengan Masyarakat #Thomas Mopili