Gorontalopost, GORONTALO – Suasana depan Kantor DPRD Provinsi Gorontalo mendadak ramai saat ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menolak KKN menggelar aksi damai.
Menariknya, aksi tersebut justru disambut positif oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa.
Ia menilai semangat para mahasiswa sebagai cerminan kuatnya kepedulian generasi muda terhadap pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ridwan menyebut, langkah mahasiswa turun ke jalan bukan sekadar bentuk protes.
Melainkan ekspresi nyata dari keinginan masyarakat muda untuk mengawal jalannya pemerintahan agar terhindar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Apa yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini menunjukkan bahwa suara rakyat muda masih hidup dan peduli pada arah bangsa,” ujarnya dengan penuh apresiasi.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, kata Ridwan, DPRD Gorontalo berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara transparan dan tegas.
Ia menekankan, kritik dan aspirasi publik justru dibutuhkan untuk memperkuat peran DPRD dalam menjaga jalannya kebijakan daerah agar selalu berpihak pada rakyat dan bebas dari penyimpangan.
Tak hanya memberi dukungan moral, Ridwan juga mengajak mahasiswa menjadi mitra aktif dalam pengawasan publik.
Ia mendorong agar setiap aspirasi disampaikan secara konstruktif dan disertai data akurat.
“Kami di DPRD terbuka untuk setiap masukan yang berbasis bukti. Dengan begitu, kami bisa menindaklanjutinya melalui mekanisme resmi lembaga,” jelasnya.
Pertemuan antara mahasiswa dan DPRD tersebut berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh dialog.
Ridwan memastikan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui jalur kelembagaan yang sah.
Ia menutup pertemuan dengan pesan kuat: hanya dengan sinergi antara DPRD, mahasiswa, dan masyarakat.
Cita-cita membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan bisa benar-benar terwujud di Gorontalo.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang