Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

DPRD Gorontalo Siapkan Birokrasi Ramping Kaya Fungsi, Beberapa Dinas Bakal Digabung Demi Efisiensi Pemerintahan

Azis Manansang • Rabu, 5 November 2025 | 05:53 WIB

 

Pansus  mematangkan Ranperda tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Provinsi.(F:hms-Enki)
Pansus mematangkan Ranperda tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Provinsi.(F:hms-Enki)

Gorontalopost, GORONTALO – DPRD Provinsi Gorontalo melalui Panitia Khusus (Pansus) tengah mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Provinsi.

Pembahasan ini menjadi sorotan karena memuat langkah berani perampingan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Rachmat Gobel Sindir Pemerintah Pusat, Ribuan Pramuka Hadir, Tapi Tak Satu pun Wakil Negara Datang ke Gorontalo

Untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien dan adaptif terhadap tantangan pemerintahan modern.

Ketua Pansus, Umar Karim, menegaskan bahwa restrukturisasi ini bukan sekadar pemangkasan, melainkan upaya menyusun mesin pemerintahan yang lebih dinamis.

“Kita ingin struktur yang ramping tapi fungsinya kaya. Efisien, tapi tetap optimal dalam pelayanan publik,” ujarnya saat ditemui.

Menurutnya, penyederhanaan organisasi akan memotong rantai birokrasi yang selama ini menghambat efektivitas kerja lintas sektor.

Dalam rancangan tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga direncanakan bergabung kembali dengan Dinas Pendidikan.

Membentuk lembaga baru bernama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Sementara Bidang Kebudayaan akan dilebur ke dalam Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk mendorong sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan destinasi wisata daerah.

Meski begitu, sejumlah anggota Pansus memiliki pandangan berbeda.

Mereka berpendapat bahwa aspek kebudayaan seharusnya tetap berada di bawah sektor pendidikan.

Baca Juga: Sarat Makna Kajari Baru Bone Bolango Disambut Adat Mopotilolo, Simbol Kehormatan dan Kebersamaan Gorontalo

Karena perannya sangat erat dengan pembentukan karakter generasi muda.

“Kebudayaan itu bukan sekadar atraksi wisata, tapi jati diri daerah.

Ia lebih dekat dengan dunia pendidikan,” terang Umar mengutip salah satu pandangan anggota.

Namun, ada pula yang menilai integrasi pemuda dan olahraga ke sektor pariwisata justru bisa membuka peluang ekonomi dan promosi daerah.

Umar menegaskan seluruh masukan akan disesuaikan dengan regulasi nasional sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Sebelum disahkan, Ranperda ini akan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri agar selaras dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Ia berharap, rencana perampingan OPD ini dapat menghadirkan pemerintahan yang efisien, hemat anggaran, namun tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Berita Gorontalo #Gorontalo #DPRD Gorontalo #SOTK #efisiensi birokrasi #perampingan OPD