Gorontalopost, GORONTALO — Dalam upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar kajian bertajuk “Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam dan Dampaknya terhadap Lingkungan Sosial dan Ekonomi”.
Baca Juga: 120 Tahun Syarikat Islam: Ridwan Monoarfa Serukan Kebangkitan Ekonomi Umat dan Semangat Kebangsaan
Kegiatan yang berlangsung di kantor Bappeda ini menjadi forum penting untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Acara dibuka oleh Kabid Riset dan Inovasi Bappeda Provinsi Gorontalo, Titi Iriani Datau, yang mewakili Kepala Bappeda.
Dalam sambutannya, Titi menegaskan bahwa kajian ini bukan sekadar agenda diskusi, melainkan langkah nyata.
Menuju perencanaan berbasis riset yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan keseimbangan lingkungan.
“Kajian ini sangat strategis karena hasilnya bisa langsung diterapkan dalam perencanaan daerah.
Kita memiliki potensi besar di sektor tambang, pariwisata, dan perikanan. Namun, karena lokasinya berdekatan, pengelolaannya harus dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan konflik kepentingan,” ujarnya.
Titi juga menyoroti arah pembangunan Gorontalo yang kini difokuskan pada sektor prioritas, seperti pariwisata, UMKM, kelautan, dan agromaritim, sejalan dengan program unggulan Gubernur Gorontalo.
Ia berharap hasil kajian ini dapat menjadi fondasi kuat dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan efisien.
“Kami ingin agar hasil riset seperti ini menjadi bagian dari forum perencanaan seperti Musrenbang, supaya setiap keputusan pembangunan berbasis data ilmiah yang komprehensif,” tambahnya.
Baca Juga: Warga Bone Bolango Bersatu Aksi Demo Batal Setelah Massa Hadang di Centre Point
Kajian ini melibatkan tim peneliti lintas bidang, yakni Dr. Raghel Yunginger, M.Si; Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin, S.Hut., M.Si; Ivana Butolo, SE., MP; Ayub Pratama Aris, ST., MT; dan Rezkiawan Tantawi, SE., MM.
Melalui kolaborasi tersebut, Bappeda berharap muncul rekomendasi yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor tambang.
Tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial masyarakat Gorontalo.(Antx).
Editor : Azis Manansang