Gorontalopost, JAKARTA — Setelah bertahun-tahun menjadi keluhan warga, progres pembangunan ruas jalan Sidodadi, Sidomukti, hingga Talumopatu akhirnya mendapat titik terang.
Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Gorontalo, Syarifuddin Bano, bersama Komisi III.
Baca Juga: Kisruh BSG Memanas Komisaris Bongkar Akar Konflik di Balik Demo yang Dipimpin Wali Kota Gorontalo
Turun langsung meninjau lokasi pekerjaan yang kini ditangani Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).
Tinjauan ini menjadi momen penting, setelah sekian lama masyarakat menantikan kepastian perbaikan jalan.
Dalam kunjungan itu, Syarifuddin Bano menyampaikan apresiasi kepada BPJN atas percepatan pekerjaan di lapangan.
Ia menyebut bahwa perjuangan untuk mengembalikan konstruksi ruas jalan ini bukanlah proses singkat.
“Kami melihat kerja teman-teman BPJN sudah cukup progresif.
Ini buah dari ikhtiar panjang yang melibatkan banyak pihak,” kata Syarifuddin saat memberikan keterangan.
Syarifuddin membeberkan bahwa sebelumnya proyek ini sudah masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK).
Namun kebijakan efisiensi anggaran nasional membuat seluruh pos DAK, termasuk pembangunan jalan di Gorontalo, terpangkas hingga habis.
Kondisi itu mendorong DPRD dan Pemprov Gorontalo bergerak cepat melakukan lobi ke Kementerian PUPR agar proyek tetap bisa berjalan melalui skema lain.
Baca Juga: HUT Brimob ke-80 Ketua DPRD Janji Kucuran Anggaran Besar, untuk Perkuat Brimob Gorontalo
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil, BPJN turun tangan menangani ruas Sidodadi–Sidomukti–Talumopatu.
Dengan dimulainya pekerjaan, Syarifuddin menilai manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat.
Ruas tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas warga, termasuk para petani yang mengandalkan akses tersebut untuk mendistribusikan hasil panen.
“Kalau jalan ini selesai, maka kegiatan ekonomi warga pasti terangkat. Ini betul-betul kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Di akhir peninjauan, Syarifuddin meminta BPJN dan kontraktor agar memastikan kualitas konstruksi benar-benar baik sehingga jalan dapat bertahan lama.
Ia juga mengajak masyarakat Sidomukti dan Talumopatu ikut mengawasi jalannya pekerjaan.
Menurutnya, proyek ini adalah hasil perjuangan bersama, sehingga pengawasannya pun harus dilakukan bersama-sama demi kepentingan publik.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang