Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

18 Kandidat Lolos CAT KPID Gorontalo 2026–2029, Seleksi Ketat, Transparansi Disebut Makin Terjaga

Azis Manansang • Sabtu, 22 November 2025 | 09:28 WIB

 

23 calon seleksi KPID (F:Humas)
23 calon seleksi KPID (F:Humas)

Gorontalopost, GORONTALO — Proses seleksi calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo periode 2026–2029.

Baca Juga: Riset Ungkap Cara Baru Kendalikan Erosi dan Tingkatkan Produktivitas Jagung di Lahan Miring

Memasuki babak penting setelah Tim Seleksi (Timsel) resmi mengumumkan 18 nama yang berhasil melaju dari tahap Computer Assisted Test (CAT).

Pengumuman itu tertuang dalam surat bernomor 011/TIMSEL-KPID GTO/XI/2025 dan menjadi sorotan publik.

Karena dianggap sebagai bentuk keterbukaan dalam rekrutmen pejabat publik di sektor penyiaran.

Timsel menjelaskan bahwa penetapan peserta dilakukan berdasarkan penilaian objektif terhadap hasil CAT.

Mereka menegaskan bahwa setiap nilai yang masuk telah melewati proses verifikasi dan evaluasi internal.

“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar seleksi yang telah ditetapkan,” ujar salah satu anggota Timsel dalam rilis resminya.

Dari puluhan peserta yang mengikuti tes, hanya 18 yang dinyatakan memenuhi ambang batas penilaian.

Beberapa nama yang mencatat nilai tinggi antara lain Suci Priyanti Kartika Chanda Sari (96), Hasanudin Djadín (92), dan Muhlis Pateda (92).

Persaingan ketat terlihat dari rentang nilai para peserta yang menunjukkan kualitas dan kesiapan mereka dalam mengikuti proses panjang menuju kursi KPID.

Seluruh peserta yang lolos akan melangkah ke tahap berikutnya, yakni psikotes, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 November 2025 di SD/TK Sukma Nusa Bangsa.

Baca Juga: Kunjungan Pansus PUG Bongkar Ketimpangan Gender Gorontalo, Yeyen Sidiki Prihatin Indeks Kita Masih Tertinggal

Peserta diwajibkan hadir 30 menit lebih awal dan membawa perlengkapan standar seperti pas foto hingga alat tulis.

Tahap ini disebut sebagai penyaring utama untuk mengukur integritas, karakter, dan kompetensi calon anggota.

Timsel mengingatkan bahwa seluruh peserta perlu mengikuti psikotes tanpa kecuali.

“Mereka yang berhasil melewati CAT wajib mengikuti fase psikologi.

Untuk melihat sejauh mana kemampuan mereka menjalankan peran pengawasan penyiaran,” lanjut pernyataan resmi itu.

Dengan proses seleksi yang terus berjalan, publik menantikan siapa saja yang akan mengisi kursi strategis KPID Gorontalo tiga tahun mendatang.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #kpid #seleksi #timsel