Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gorontalo Dipilih Presiden Jadi Pionir Hilirisasi Ayam Terintegrasi, 336 Industri Nasional Mulai 7 Januari 2026

Azis Manansang • Sabtu, 3 Januari 2026 | 05:57 WIB

 

Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa  zoom meeting bersama Gubernur Gusnar Ismail dari Ruang VIP Bandara Lama Gorontalo.(F:Kmfo)
Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa zoom meeting bersama Gubernur Gusnar Ismail dari Ruang VIP Bandara Lama Gorontalo.(F:Kmfo)

Gorontalopost, GORONTALO – Provinsi Gorontalo resmi masuk dalam 13 provinsi tahap pertama pencanangan program hilirisasi ayam terintegrasi nasional.

Baca Juga: Gebuk Miras Ilegal Polres Pohuwato Musnahkan 2.875 Liter Cap Tikus dan 875 Botol Miras, Tegaskan Komitmen Kamtibmas 2026

Kepastian ini disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa

dalam rapat virtual via Zoom bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dari Ruang VIP Bandara Lama Gorontalo.

Hendra mengungkap, pemerintah akan membangun 336 unit industri ayam baru yang meliputi Grand Parent Stock (GPS),

hatchery, parent stock, final stock, pabrik pakan, cold storage, cold storage, hingga pabrik pendukung di Surabaya.

“Lahan yang dipilih dari pemda di salah satu ataupun lebih dari kabupaten yang telah disurvei

kami harapkan adalah lahan yang sudah clear and clean, baik itu dari segi kepemilikan.

Saya yakin ini sudah, mungkin tinggal dari sisi hak guna usahanya supaya bisa digunakan untuk kegiatan ataupun aktivitas pertanakan,” ungkap Hendra.

Gorontalo dipilih langsung oleh Presiden RI sebagai lokasi awal pencanangan yang dijadwalkan 7 Januari 2026,

sementara detail resmi berikutnya akan diumumkan Kementan.

Baca Juga: Awali 2026 dengan Air Mata Doa, PAN Gorontalo Gandeng Anak Yatim, Panjatkan Ikhtiar Keselamatan Bangsa

Gubernur Gusnar menilai program ini sebagai bukti keberpihakan pusat pada daerah yang tengah menghadapi keterbatasan fiskal.

“Ini yang kami sangat dambakan Pak, di tengah-tengah keterbatasan fiskal kami,

pemerintah pusat juga tidak menutup mata untuk terus mendorong, membuka peluang

peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo,” ungkap Gusnar.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Hilirisasi #ayam #nasional #industri ayam potong #KementanRI #Gusnar Ismail #terintegrasi