Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gorontalo Karnaval Karawo Resmi Masuk KEN 2026, Perkuat Posisi Gorontalo di Peta Wisata Nasional

Azis Manansang • Senin, 26 Januari 2026 | 21:57 WIB

 

Event budaya unggulan, Gorontalo Karnaval Karawo.(F:Ilustrasi)
Event budaya unggulan, Gorontalo Karnaval Karawo.(F:Ilustrasi)

Gorontalopost, GORONTALO - Gorontalo kembali mencatat prestasi di sektor pariwisata nasional.

Event budaya unggulan, Gorontalo Karnaval Karawo, resmi ditetapkan sebagai bagian dari Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026,

melalui keputusan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Baca Juga: Tekan Pengangguran, Nakertrans Gorontalo Siapkan 64 Wirausaha Baru Berbasis Keterampilan

Masuknya karnaval berbasis budaya lokal ini menjadi bukti bahwa Gorontalo dinilai konsisten

menghadirkan agenda wisata berkualitas yang berakar kuat pada tradisi daerah.

Karawo sebagai warisan sulam khas Gorontalo menjadi daya tarik utama yang membedakan event ini dari festival lain di Indonesia.

Karnaval ini tidak hanya menampilkan parade busana dan pertunjukan seni,

tetapi juga dirancang sebagai strategi promosi budaya yang berdampak luas bagi sektor pariwisata.

Dengan status KEN, gaung promosi Gorontalo akan semakin kuat di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Sultan Kalupe, ST., MT, menyebut

pencapaian ini sebagai dorongan besar untuk meningkatkan standar penyelenggaraan.

Baca Juga: Doa Keluarga Mengalir untuk Prajurit Gorontalo yang Hilang dalam Longsor Bandung Barat

Menurutnya, kualitas event harus terus ditingkatkan agar mampu memberi pengalaman terbaik bagi wisatawan.

Ke depan, pemerintah daerah menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Karnaval Karawo diharapkan menjadi etalase budaya yang mempertegas

identitas Gorontalo sebagai destinasi wisata berbasis tradisi dan kreativitas.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang