Gorontalopost, JAKARTA – Musyawarah Besar IX Lamahu di Jakarta
menjadi panggung bagi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah.
Baca Juga: Agenda DPRD Gorontalo Berubah, Paripurna Raperda PUG Ditunda Rabu, Pelantikan PAW Selasa
Di forum tersebut, ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Gusnar menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam diarahkan agar memberi dampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan.
Selain itu, sektor pertambangan disebut terus diperkuat dengan pendekatan profesional dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga fokus membangun kemandirian pangan
melalui pembukaan lahan persawahan baru serta pengembangan industri hilirisasi di sektor peternakan.
Langkah ini diyakini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan dan infrastruktur strategis, transformasi IAIN Sultan Amai menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo
serta pengembangan Bandara Gorontalo sebagai embarkasi haji disebut sebagai pijakan penting untuk pertumbuhan jangka panjang.
Baca Juga: Bupati Rum Pagau Lantik 9 Pejabat Baru, Siap Tancap Gas Bangun Boalemo 4 Tahun ke Depan
Sejumlah tokoh nasional yang hadir menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan Gusnar.
Mereka menilai arah pembangunan Gorontalo saat ini semakin jelas, dengan fokus pada penguatan agromaritim,
kemandirian pangan, serta persatuan sebagai modal utama menuju daerah yang maju dan berdaya saing.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang