Gorontalopost, LIMBOTO – Kabupaten Gorontalo menyiapkan inovasi pertanian modern dalam Gelar dan Temu Teknologi (Geltek) pada Pekan Nasional Petani Nelayan XVII.
Baca Juga: Sinkronkan RTRW dan TORA, Bupati Sofyan Puhi Dorong Kepastian Hukum Lahan Warga di Gorontalo
Salah satu teknologi yang diproyeksikan menjadi daya tarik utama
bagi investor adalah Smart Greenhouse yang mengintegrasikan digitalisasi dan energi terbarukan dalam sistem budidaya tanaman.
Teknologi ini menghadirkan pendekatan pertanian presisi yang mampu meningkatkan efisiensi produksi.
Dengan dukungan Smart Fertigation System, proses irigasi tetes terintegrasi dengan pemupukan otomatis
sehingga penggunaan air dan nutrisi dapat dihemat hingga 40 persen tanpa mengurangi kualitas hasil panen.
Keunggulan lainnya terletak pada sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan
petani mengawasi kondisi tanaman secara langsung melalui perangkat digital.
Sistem ini menjadikan pengelolaan greenhouse lebih terukur dan efisien,
sekaligus membuka peluang pengembangan pertanian berbasis teknologi tinggi.
Tak hanya itu, Smart Greenhouse juga memanfaatkan panel surya (solar cell) sebagai sumber energi utama.
Pemanfaatan energi terbarukan ini tidak hanya menekan biaya operasional listrik,
tetapi juga mendukung konsep pertanian hijau atau green agriculture yang semakin diminati dalam investasi global.
Tim teknis panitia Geltek menyebut teknologi ini menjadi bukti
bahwa pertanian modern mampu memberikan keuntungan sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat cuaca
ekstrem.
Melalui inovasi tersebut, Penas XVII diharapkan mampu memperkuat citra Gorontalo
sebagai pusat pengembangan agribisnis modern yang menarik bagi investor nasional maupun internasional. (Mg-04).
Editor : Azis Manansang