Gorontalopost, GORONTALO – Peringatan Hari Buruh Internasional di Kantor Gubernur Gorontalo diwarnai penyampaian aspirasi dari buruh,
khususnya terkait persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Gorontalo Utara.
Dalam forum tersebut, para buruh meminta agar keluhan mereka, termasuk terkait pejabat di lingkungan pemerintah daerah,
dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, merespons dengan menegaskan bahwa pemerintah provinsi memiliki kewajiban menyampaikan aspirasi masyarakat.
Ia bahkan langsung menginstruksikan agar hal tersebut diteruskan ke Bupati Gorontalo Utara.
Menurut Gusnar, pemerintah daerah harus membuka ruang komunikasi yang luas terhadap aspirasi publik,
termasuk dari kalangan buruh yang menyuarakan kepentingannya dalam
momentum May Day.
Salah satu isu utama yang disorot adalah polemik aktivitas koperasi buruh di Pelabuhan Anggrek.
Hingga kini, persoalan tersebut belum menemukan solusi, sementara buruh
berharap adanya kejelasan dan keberpihakan pemerintah.(Mg-02)