Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gubernur Gusnar Ismail Ajak PLKB Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Gorontalo

Priska Watung • Senin, 4 Mei 2026 | 20:21 WIB
Ekonom UNG ingatkan tentang tantangan ekonomi tahun 2026
Ekonom UNG ingatkan tentang tantangan ekonomi tahun 2026

 

Gorontalo Post - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk berperan aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai pada Mei ini.

Penekanan ini disampaikan Gusnar Ismail saat menjadi pembicara kunci dalam Rapat Koordinasi Daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Rakorda Bangga Kencana) pada Senin, 4 Mei 2026.

Menurut Gubernur, eksistensi PLKB yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat menjadi sangat krusial untuk menyosialisasikan pendataan serentak tersebut secara efektif dan menyeluruh.

“Saya mengharapkan PLKB juga harus bertindak aktif, bekerja aktif untuk menyosialisasikan ini,” pinta Gusnar, sebagaimana dilansir dari Portal Berita Provinsi Gorontalo. “Sosialisasi dalam pengertian, memberi tahu kepada masyarakat, semuanya ketika petugas sensus datang, sampaikan apa adanya.”

Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat vital oleh Gubernur Gusnar untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai perasaan, pikiran, dan kondisi aktual warga di lapangan, termasuk sektor usaha mereka.

Data yang terkumpul dari sensus ini nantinya akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus, diawali dengan pengisian kuesioner secara daring atau online yang dapat diakses oleh pelaku usaha.

Selanjutnya, pada periode 15 Juni hingga 31 Agustus, akan dilanjutkan dengan tahap pendataan lapangan yang dilakukan dari rumah ke rumah oleh petugas sensus yang terlatih dan berintegritas.

“Oleh sebab itu, saya mintakan kepada kita semua dan khususnya kepada keluarga besar BKKBN untuk menjadikan ini juga sebagai bahan penyuluhan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat,” tambah Gusnar, mempertegas peran BKKBN.

Selain fokus pada sensus, Gusnar juga memberikan beberapa penekanan penting lainnya dalam forum Rakorda Bangga Kencana terkait peran PLKB yang lebih luas di tengah masyarakat.

PLKB diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam upaya menurunkan angka tengkes atau stunting, mengurangi tingkat kemiskinan, serta mengatasi tingginya angka putus sekolah yang masih menjadi tantangan di Gorontalo.

Isu lain yang menjadi perhatian adalah tingginya angka kesuburan (fertility rate) saat ini, yang menurut Gubernur, perlu menjadi fokus utama BKKBN untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

BKKBN diminta untuk kembali memusatkan perhatian pada program-program yang pernah terbukti sukses di era Orde Baru, di samping terus mengembangkan program peningkatan kualitas keluarga yang adaptif terhadap kondisi terkini.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, dan BKKBN, diharapkan berbagai program pembangunan keluarga dan kependudukan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo secara berkelanjutan.
Sumber: Portal Berita Provinsi Gorontalo

Editor : Priska Watung
#Sensus Ekonomi 2026 #PLKB #Gorontalo #Gusnar Ismail #BKKBN