Gorontalopost, GORONTALO — Perpustakaan Nasional Republik Indonesia resmi menggandeng empat Relawan Literasi Masyarakat (Relima) di Provinsi Gorontalo
untuk memperkuat budaya baca dan meningkatkan kecakapan literasi masyarakat hingga ke desa-desa.
Program tersebut diumumkan dalam sosialisasi virtual Relima 2026, Senin (18/5/2026).
Empat relawan yang ditetapkan melalui SK Kepala Perpusnas Nomor 98 Tahun 2026 itu masing-masing adalah Apris Nawu untuk Kabupaten Bone Bolango,
Parmin Ishak untuk Gorontalo Utara, Jabir Samsuidin Usia untuk Kabupaten Pohuwato, dan Fitri Fathia Paramita Kinanti untuk Kota Gorontalo.
Kepala Perpusnas RI, E Aminudin Aziz, mengatakan Relima diharapkan menjadi
penggerak utama
dalam menghidupkan perpustakaan desa, taman baca masyarakat, hingga perpustakaan rumah ibadah sebagai pusat literasi masyarakat.
“Relima harus menjadi katalisator dan aktivator literasi agar budaya baca benar-benar tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Aminudin.
Menurutnya, sejumlah wilayah di Gorontalo memiliki potensi besar, namun masih
menghadapi tantangan akses informasi dan penguatan budaya baca.
Karena itu, Perpusnas optimistis gerakan Relima mampu memberi dampak nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.(Ris).
Editor : Azis Manansang