Gorontalopost, TILAMUTA – Peristiwa hanyutnya dua warga Desa Lahumbo di Sungai Tilamuta menjadi peringatan serius bagi masyarakat Boalemo
untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Insiden tragis itu terjadi ketika ayah dan anak sedang beraktivitas mencari kelapa di area perkebunan yang berada dekat aliran sungai.
Curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat drastis hingga berubah menjadi arus deras yang sulit dikendalikan.
Akibat kejadian tersebut, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,
sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Operasi pencarian melibatkan BPBD, aparat pemerintah, serta warga sekitar yang turut membantu menyisir aliran sungai.
Kepala BPBD Boalemo Roslina Karim mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi cuaca saat melakukan aktivitas di luar rumah,
terutama di kawasan yang berdekatan dengan sungai, drainase besar, maupun daerah rawan banjir.
Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi dapat memicu kenaikan debit sungai secara mendadak dan berpotensi mengancam keselamatan warga.
Karena itu, masyarakat diminta menunda aktivitas di sekitar aliran sungai ketika hujan deras berlangsung
guna menghindari terjadinya korban jiwa seperti peristiwa yang terjadi di Desa Lahumbo.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang