Gorontalopost, LIMBOTO – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII,
Polda Gorontalo memperkuat pengamanan dengan menyiapkan ratusan personel di berbagai titik strategis.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan agenda nasional tersebut berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo mengungkapkan sebanyak 786 personel telah
disiapkan untuk mengawal kegiatan yang akan dihadiri ribuan peserta dari seluruh
Indonesia.
Jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan dapat bertambah apabila terdapat
tamu VVIP seperti Presiden atau Wakil Presiden yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Kapolda, pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi utama PENAS KTNA
XVII, tetapi juga mencakup hotel, penginapan, homestay, hingga jalur mobilitas peserta.
Polda Gorontalo juga terus berkoordinasi dengan Korem dan unsur keamanan lainnya guna memperkuat sistem pengamanan terpadu.
Di tengah persiapan tersebut, muncul pula sejumlah pemberitahuan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada periode yang sama.
Hingga saat ini, kepolisian telah menerima empat pemberitahuan terkait rencana demonstrasi dari berbagai kelompok masyarakat.
Meski menjamin kebebasan berpendapat sebagai hak warga negara, Kapolda mengingatkan agar aksi dilakukan pada tempat dan momentum yang tepat.
Ia berharap kegiatan demonstrasi tidak bersinggungan dengan lokasi PENAS sehingga para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara
dengan aman dan nyaman, sementara penyampaian aspirasi masyarakat tetap berlangsung secara tertib.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang