Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Aliansi Masyarakat Gorontalo Demo Kejati dan BPBPK, Dinkses, Soroti Program Perumahan hingga Proyek IPAL

Azis Manansang • Jumat, 3 Juli 2026 | 15:52 WIB

 

Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Direktorat Jenderal Cipta Karya, 
Kementerian Pekerjaan Umum menjadi sasaran aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Gorontalo.(F:Ilustrasi)
Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum menjadi sasaran aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Gorontalo.(F:Ilustrasi)

Gorontalopost, GORONTALO – Aliansi Masyarakat Gorontalo itu berlangsung di tiga lokasi berbeda, 

yakni kantor Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK), Dinas 
Kesehatan Provinsi Gorontalo, serta Kejaksaan Tinggi Gorontalo. 

Dalam aksinya, massa menyoroti sejumlah program dan proyek yang dinilai perlu 
mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Beberapa isu yang disampaikan antara lain terkait realisasi program perumahan masyarakat  yang dianggap belum tepat sasaran, dugaan kejanggalan dalam proses tender sarana fisik  air dan irigasi, 

hingga proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) rumah sakit yang disebut 
mengalami masalah fungsi.

Menanggapi hal tersebut, Gusnar mengaku telah menerima laporan lengkap terkait 
jalannya aksi dan substansi tuntutan yang disampaikan masyarakat. 

Ia menegaskan seluruh poin yang menjadi sorotan harus dipelajari secara mendalam oleh instansi yang memiliki kewenangan.

“Saya sudah menerima laporan adanya unjuk rasa pada Selasa kemarin. Ada banyak 
tuntutan mereka, tuntutan ini saya minta dipelajari

dan ditindaklanjuti sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing,”kata Gubernur Gusnar, Rabu (1/7/2026).

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjalankan setiap program berdasarkan aturan yang berlaku. 

Menurutnya, koordinasi dan komunikasi lintas lembaga menjadi kunci dalam 
menyelesaikan persoalan yang muncul di lapangan. 

“Kita kedepankan aturan. Kalo ada masalah ada kendala ada tantangan di lapangan kita koordinasikan, konsultasikan dan komunikasikan lintas institusi. 

Kalau ada yang salah harus diperbaiki,”pungkasnya dilansir Web Pemprov Gorontalo.
(gpd-02)

Editor : Azis Manansang
#Gubernur Gorontalo #unjuk rasa #IPAL #Gusnar Ismail #BPBPK