Peringati Hari Bakti Dokter Indonesia, 91 Anak Dikhitan Gratis dan Puluhan Warga Donor Darah di Gorontalo

Nur Fadilah • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 10:01 WIB

Khitanan masal yang dihadiri Bupati Sofyan Puji dan anggota DPRD RI Racmiyati Jahya (F: Diskominfo)
Khitanan masal yang dihadiri Bupati Sofyan Puji dan anggota DPRD RI Racmiyati Jahya (F: Diskominfo)

 
GORONTALOPOST
-Momentum Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rahmijati Centre bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo menggelar bakti sosial berupa khitanan massal gratis bagi 91 anak dari keluarga prasejahtera serta aksi donor darah di Puskesmas Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang didukung Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan PMI Kabupaten Gorontalo itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, para peserta bersama keluarga telah memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan yang disiapkan panitia.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi kepedulian Rahmijati Centre dan IDI Kabupaten Gorontalo yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi organisasi profesi, lembaga sosial, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Pemerintah daerah siap mendukung setiap aksi kemanusiaan yang memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Sofyan.

Ketua IDI Kabupaten Gorontalo, dr. Jeinfer Rivian Lestyorini, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin organisasi yang setiap tahun digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia.

"Tahun ini, kegiatan melibatkan sekitar 60 dokter, terdiri atas dokter spesialis, dokter umum, dan dokter internship, dan didukung sekitar 50 perawat serta Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo,” katanya.

Keikutsertaan puluhan tenaga medis membuat seluruh rangkaian pelayanan berlangsung optimal, mulai dari pemeriksaan kesehatan, tindakan khitan, hingga pemantauan kondisi peserta setelah tindakan. Di sisi lain, aksi donor darah yang digelar bersamaan juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Para orang tua peserta mengaku terbantu dengan adanya khitanan massal gratis tersebut. Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud sinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.(Mh-04)

Editor : Nur Fadilah
khitanan masal Gorontalo