GORONTALOPOST – Penantian panjang masyarakat Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, untuk menikmati listrik akhirnya berakhir. PT PLN resmi melakukan penyalaan perdana jaringan listrik melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV pada Senin, menandai hadirnya akses energi listrik bagi warga di wilayah kepulauan tersebut.
Penyalaan listrik ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan pembangunan di Provinsi Gorontalo. Setelah puluhan tahun menunggu, masyarakat Pulau Dudepo kini dapat menikmati layanan listrik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Peresmian penyalaan listrik dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, jajaran PT PLN, Forkopimda, serta masyarakat setempat.
Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie menyebut momen tersebut sebagai hadiah istimewa bagi masyarakat Pulau Dudepo menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Hari ini hari bersejarah bagi Desa Dudepo. Ini hadiah untuk masyarakat pada HUT ke-81 Republik Indonesia. Mudah-mudahan tanggal 3 Agustus 2026 akan selalu diingat sebagai hari ketika listrik mulai dinikmati masyarakat Dudepo," katanya.
Rusli menjelaskan, pembangunan jaringan listrik dengan nilai investasi hampir Rp100 miliar untuk melayani sekitar 400 jiwa bukan semata-mata dihitung berdasarkan jumlah penduduk. Menurutnya, proyek tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dasar yang setara kepada seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah terluar.
Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses listrik sebagai bagian dari pelayanan publik yang wajib dipenuhi pemerintah.
Selain itu, Rusli mengingatkan PT PLN agar tetap memperhatikan hak-hak masyarakat dalam proses pemeliharaan jaringan listrik. Menurutnya, apabila terdapat pohon milik warga yang harus ditebang demi kepentingan jaringan listrik, proses tersebut harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, Rusli juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum Rahmat Gobel yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Gorontalo, termasuk dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mewujudkan pembangunan jaringan listrik di Pulau Dudepo.
Ia mengatakan, hadirnya listrik menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama ini mendambakan akses energi sebagai penunjang berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat Dudepo yang mengidam-idamkan listrik akhirnya terwujud. Atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo Utara kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan program ini," katanya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) berupa meteran listrik gratis kepada masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses energi listrik yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.(antara)
Editor : Nur Fadilah