Gorontalopost, GORONTALO – Kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri ke Gorontalo menjadi momentum istimewa.
Untuk pertama kalinya berkunjung ke Bumi Serambi Madinah, Dubes UEA disambut dengan ritual adat Mopotilolo.
Rombongan tiba di Bandara Djalaluddin, Selasa (11/8/2026), sekitar pukul 14.15 WITA menggunakan pesawat Lion Air. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama pejabat Forkopimda hadir langsung menyambut kedatangan diplomat UEA tersebut.
Baca Juga: Pesan Haru Wabup Lahmuddin di Perkemahan SLB Boalemo: Mereka Semua Adalah Bintang
Mopotilolo menjadi bagian penting dalam penyambutan karena tradisi ini khusus dilakukan bagi tamu kehormatan atau pejabat tinggi negara yang baru pertama kali berkunjung ke Gorontalo.
Prosesi tersebut dipimpin para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa atau Dewan Adat dari Lima Wilayah Adat Gorontalo.
Nuansa penyambutan semakin kuat dengan tabuhan genderang adat serta tarian Longgo yang dikenal sebagai tarian perang khas Gorontalo.
Setibanya di ruang VIP, rombongan kemudian mengikuti rangkaian adat berupa penyerahan persembahan, penyuguhan kue khas Gorontalo dan doa bersama.
Seluruh rangkaian tersebut ditutup melalui prosesi mongabi. Prosesi ini menjadi penanda bahwa tamu yang telah diterima secara adat telah memperoleh restu untuk melaksanakan kunjungan di Gorontalo.
Selama dua hari berada di Gorontalo, Abdulla Salem Aldhaheri bersama rombongan akan menjalani sejumlah agenda.
Salah satunya mengunjungi PT Royal Coconut serta mengeksplorasi potensi wisata bahari hiu paus Botubarani dan Danau Perintis.
Baca Juga: Akses Pinogu Segera Diusulkan ke Pusat, BPJN Gorontalo Target Pembangunan Mulai 2028
Agenda lainnya mencakup kunjungan ke Art Gallery Olaku, peninjauan PSN Bendungan Bulango Ulu dan melihat lokasi pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC).
Tidak berhenti pada kunjungan lapangan, Pemprov Gorontalo bersama Kedubes UEA juga akan menggelar forum dialog.
Pertemuan tersebut akan membahas peluang kerja sama dan potensi yang dapat dikembangkan bersama antara Gorontalo dan Uni Emirat Arab.
Kunjungan perdana ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Gorontalo memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata,
potensi ekonomi serta sejumlah proyek strategis daerah kepada mitra internasional.(gpd-02).
Editor : Azis Manansang