Gorontalopost, GORONTALO — Kebanggaan menyelimuti Bandara Djalaluddin Tantu, Sabtu (22/8/2026).
Dilansir Pemprov, dua pelajar asal Gorontalo yang baru saja menyelesaikan tugas bersejarah sebagai Paskibraka di Istana Negara, Jakarta, mendapat sambutan langsung dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Baca Juga: Razia KRYD Polsek Kota Utara Gorontalo Bongkar Peredaran Miras, 127 Botol Disita dari 3 Lokasi
Mereka adalah Muhammad Azka Gaib, pelajar kelas XI SMA Negeri 3 Gorontalo,
serta Khasyifa Anindi Sudarmanto, siswi kelas XI SMK Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo.
Keduanya dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka yang bertugas pada upacara penaikan dan penurunan bendera dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Bagi Gusnar, keberhasilan kedua pelajar tersebut menyelesaikan tugas nasional menjadi kebanggaan bersama.
Mereka dinilai telah menunjukkan kedisiplinan sekaligus membawa nama Gorontalo di hadapan masyarakat Indonesia.
“Pemerintah provinsi mengapresiasi perjuangan kalian. Tugas di Istana Negara bukan pengalaman biasa.
Jadikan pengalaman itu sebagai modal untuk terus berkembang, berprestasi, disiplin, dan memberi inspirasi kepada generasi muda,” ujar Gusnar.
Sebagai bentuk penghargaan, Gusnar menyerahkan bonus Rp5 juta kepada masing-
masing Paskibraka.
Dengan demikian, total bonus yang diberikan secara khusus kepada Azka dan Khasyifa mencapai Rp10 juta.
Baca Juga: DPRD Boltim Sulawesi Utara Puji Strategi Mitigasi Bencana BPBD Provinsi Gorontalo
Gubernur berharap apresiasi tersebut tidak sekadar menjadi penghargaan atas tugas yang telah selesai, tetapi juga menjadi pemicu semangat untuk melanjutkan prestasi mereka di masa depan.
Penghargaan juga diberikan kepada anggota Paskibraka tingkat Provinsi Gorontalo.
Pemerintah Provinsi Gorontalo
memberikan bonus Rp 3 juta untuk masing-masing anggota yang telah mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan.
Penyerahan bonus bagi seluruh anggota Paskibraka tingkat provinsi dilakukan oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Gorontalo saat penutupan pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka.
Dalam penyambutan di bandara, Gusnar turut didampingi Kepala Kesbangpol Provinsi Gorontalo Nikson Entengo
dan perwakilan BPIP, Ria. Orang tua Azka dan Khasyifa juga hadir menyaksikan langsung kepulangan keduanya.
Kehadiran keluarga menjadi bagian penting dalam momen tersebut. Setelah menjalankan tugas di tingkat nasional,
kedua pelajar itu akhirnya kembali ke daerah dengan membawa pengalaman sekaligus kebanggaan yang diharapkan dapat ditularkan kepada generasi muda
Gorontalo lainnya.(Mg-02).