Gorontalopost, JAKARTA — Peta kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo mulai memasuki babak baru.
Menjelang Musyawarah Provinsi (Muprov) V, panitia kini menggelar tahapan pra-musyawarah sekaligus membuka ruang pendaftaran bagi bakal calon Ketua Umum dan peserta forum organisasi tersebut.
Baca Juga: Dipanggil Polda Gorontalo Soal Dugaan Pengerusakan Cagar Budaya, Wali Kota AD Tak Hadir
Muprov V KADIN Provinsi Gorontalo direncanakan digelar pada 18–22 September
2026.
Sebelum agenda utama tersebut berlangsung, panitia bersama Steering Committee
(SC) dan Organizing Committee (OC) tengah merampungkan berbagai persiapan agar pelaksanaan musyawarah berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Ketua Panitia Penyelenggara Muprov V KADIN Provinsi Gorontalo H. Iben Rifa Faisal
mengatakan, pra-musyawarah merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan telah disiapkan sejak awal.
Bersama Ketua SC H. Roni Hadinata dan Ketua OC Akhmad Pauji, ia memastikan aspek administratif, teknis hingga sosialisasi terus dikerjakan.
Menurut Iben, sosialisasi menjadi salah satu fokus panitia agar seluruh unsur KADIN
mendapatkan informasi yang seragam terkait penyelenggaraan Muprov V.
“Pra-musyawarah ini menjadi tahap untuk menyiapkan kebutuhan administrasi dan teknis sekaligus memberikan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan KADIN mengenai pelaksanaan Muprov,” katanya.
Sosialisasi tersebut mencakup mekanisme, tahapan, persyaratan serta agenda yang akan dijalankan selama rangkaian Muprov.
Panitia memastikan seluruh proses tidak berjalan di luar koridor organisasi karena pelaksanaan Muprov V akan berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO) Nomor 213 KADIN Indonesia.
Baca Juga: Mahasiswa UNG Bekali Anak Pesisir Tanjung Kramat Hadapi Gempa dan Tsunami Lewat Program HUYULA
Pedoman tersebut menjadi acuan dalam berbagai tahapan, termasuk proses administrasi, pendaftaran bakal calon Ketua Umum, pendaftaran peserta, penyelenggaraan musyawarah hingga pengambilan keputusan organisasi.
Salah satu agenda penting dalam pra-musyawarah adalah pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua Umum KADIN Provinsi Gorontalo. Bersamaan dengan itu, panitia juga membuka pendaftaran peserta Muprov V.
Tahapan pendaftaran ditetapkan pada 3–12 September 2026. Panitia menyediakan
mekanisme pendaftaran secara online melalui kanal resmi yang telah dipersiapkan.
Para bakal calon Ketua Umum dan peserta diminta mencermati seluruh ketentuan serta memastikan persyaratan administrasi dipenuhi sesuai jadwal.
Setelah pendaftaran berakhir, panitia akan memasuki tahap persiapan akhir sebelum forum Muprov V digelar.
Berdasarkan agenda yang telah disiapkan, pelaksanaan musyawarah direncanakan berlangsung selama 18–22 September 2026.
Muprov nantinya akan mempertemukan unsur-unsur KADIN di Provinsi Gorontalo dalam satu forum organisasi untuk membahas berbagai agenda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.
Lebih dari sekadar forum organisasi, Muprov V diharapkan menjadi titik konsolidasi bagi dunia usaha Gorontalo.
Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara KADIN dengan pemerintah daerah, pelaku usaha dan para pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang semakin kuat
sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Provinsi Gorontalo.
Karena itu, panitia bersama SC dan OC terus memperkuat koordinasi agar seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari administrasi hingga teknis dan substansi musyawarah, benar- benar siap sebelum hari pelaksanaan.
Panitia menegaskan Muprov V akan diarahkan berlangsung secara profesional, tertib, demokratis dan berpedoman pada aturan KADIN Indonesia.
Dengan demikian, rangkaian menuju Muprov V dimulai melalui pendaftaran bakal calon Ketua Umum dan peserta pada 3–12 September 2026,
kemudian dilanjutkan dengan persiapan akhir hingga pelaksanaan Muprov yang dijadwalkan pada 18–22 September 2026.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang