Kebakaran Lahan Meluas ke Sejumlah Wilayah Gorontalo, Petugas Terus Lakukan Pemadaman

Nur Fadilah • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:12 WIB
Personel Direktorat Samapta saat memadamkan api di lahan kawasan perbukitan Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Ditsamapta Polda Gorontalo
Personel Direktorat Samapta saat memadamkan api di lahan kawasan perbukitan Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Ditsamapta Polda Gorontalo

 
GORONTALOPOST
– Kebakaran lahan melanda sejumlah kawasan perbukitan di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kondisi medan yang terjal dan akses jalan yang sempit membuat proses pemadaman oleh tim gabungan berlangsung penuh tantangan.

Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo bersama berbagai unsur terkait dikerahkan untuk menangani kobaran api yang muncul di sejumlah titik. Kendaraan taktis (rantis) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut diterjunkan untuk mendukung operasi pemadaman.

Direktur Samapta Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti mengatakan, personel telah bergerak sejak Senin (14/9) sore untuk bergabung dengan tim gabungan dalam penanganan kebakaran.

"Kemarin sore personel kami melakukan pemadaman api di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango. Area terdampak yang luas dan berada di lereng terjal, menjadi kendala di lapangan," katanya di Gorontalo, Selasa.

Dalam operasi tersebut, Polda Gorontalo bekerja sama dengan regu pemadam kebakaran pemerintah provinsi dan kabupaten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Pekerjaan Umum, aparat TNI, personel polres dan polsek, serta masyarakat setempat.

Tantangan semakin berat karena petugas harus menghadapi tiga titik api sekaligus. Lokasi kebakaran berada di kawasan tepi tebing dengan kondisi bukit yang curam, sementara akses menuju lokasi cukup sempit.

"Hal tersebut sempat menghambat pergerakan kendaraan taktis sehingga sulit menjangkau lokasi kejadian," katanya.

Laporan kebakaran pertama diterima sekitar pukul 12.00 Wita. Setelah berjibaku selama berjam-jam, kobaran api di seluruh titik akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.20 Wita.

Namun, upaya penanganan belum selesai. Pada Selasa sekitar pukul 12.00 Wita, kembali diterima laporan mengenai kebakaran lahan di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Suwawa Tengah, Suwawa Selatan, dan Tilongkabila.

Tim gabungan pun kembali bergerak dengan melakukan koordinasi dan pembagian regu untuk mempercepat penanganan di masing-masing lokasi.

Kondisi lahan perbukitan yang dipenuhi pohon jati, alang-alang, bambu, rumput liar, hingga dedaunan kering membuat api mudah menjalar. Embusan angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran kobaran api.

Meski menghadapi medan sulit dan api yang menyebar di beberapa titik, personel gabungan berhasil melakukan penyekatan sehingga kobaran tidak merambat ke kawasan permukiman warga di sekitar lokasi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan operasi dengan melakukan pendinginan dan pemeriksaan akhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersembunyi dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Berdasarkan informasi terakhir, kebakaran lahan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lainnya di Provinsi Gorontalo, termasuk Bone Bolango, Gorontalo Utara, dan Pohuwato. Personel gabungan masih melaksanakan operasi pemadaman di sejumlah lokasi terdampak.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran lahan hingga kini masih belum diketahui.

Polda Gorontalo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.

"Selain itu, warga yang merokok juga diingatkan secara tegas untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat, demi mencegah terjadinya musibah serupa," katanya.(antara)

Editor : Nur Fadilah
tim gabungan POLDA GORONTALO