Gorontalopost, GORONTALO — Perayaan Milad KAHMI ke-60 menjadi momentum bagi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail
untuk mendorong pola kolaborasi yang lebih terarah antara pemerintah daerah dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
Gusnar menginginkan kerja sama tersebut tidak berhenti pada pertemuan atau pembahasan yang bersifat umum.
Baca Juga: Jelang Musprov V, Empat Elite KADIN Indonesia Bedah Tantangan Dunia Usaha di Gorontalo
Ia meminta sinergi pemerintah dan KAHMI dikembangkan melalui forum-forum tematik yang membahas persoalan daerah secara lebih fokus.
“Sinergi perlu dibuat lebih tajam dengan menentukan tema yang jelas. Kita bisa memilih persoalan tertentu untuk kemudian dibahas bersama secara lebih mendalam,” kata Gusnar saat menghadiri Milad KAHMI ke-60, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, forum seperti itu dapat menjadi ruang bagi KAHMI untuk menyumbangkan gagasan berdasarkan pengalaman dan kapasitas para alumninya.
Di sisi lain, pemerintah juga dapat memperoleh masukan yang lebih konkret dalam proses penyusunan maupun pengambilan kebijakan.
Gusnar menilai gagasan yang berkembang dari para alumni HMI perlu diterjemahkan ke dalam keputusan dan program yang memberikan hasil.
Ia menekankan bahwa posisi di ruang publik harus diikuti dengan kontribusi yang dapat dirasakan.
“Gagasan jangan hanya berhenti sebagai pemikiran. Kita perlu mengolahnya agar bisa menjadi bagian dari keputusan dan menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat manfaatnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Gorontalo Prihatin Angka Buta Aksara yang Naik, PKBM Diminta Diperkuat
Gubernur juga membuka pembahasan mengenai berbagai peluang ekonomi yang dapat dikembangkan di Gorontalo.
Ia menyebut sektor usaha, pertambangan, serta industri ayam dan telur sebagai beberapa bidang yang dapat menjadi perhatian bersama.
Khusus industri ayam dan telur, pengembangannya disebut berkaitan dengan kebutuhan pemenuhan pangan di kawasan timur Indonesia.
Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan KAHMI.
Momentum Milad ke-60 KAHMI pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peringatan organisasi, tetapi juga memperkuat komunikasi antara keluarga besar KAHMI dengan pemerintah daerah.
Gusnar mengajak jajaran KAHMI untuk terus memberikan masukan dan pandangan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
“Dirgahayu untuk KAHMI yang ke-60. Saya berharap komunikasi kita semakin sering dilakukan, termasuk melalui pemberian advice, saran dan pendapat untuk pembangunan Gorontalo,” pungkasnya.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang