Kebakaran Lahan Dekat Permukiman di Bone Bolango Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Nur Fadilah • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:44 WIB
Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo saat memadamkan kobaran api di lahan yang terjadi Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Dit Samapta Polda Gorontalo)
Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo saat memadamkan kobaran api di lahan yang terjadi Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Dit Samapta Polda Gorontalo)

 

GORONTALOPOST -Kebakaran lahan terjadi di kawasan perbukitan Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kobaran api yang berada tidak jauh dari jalan umum dan permukiman warga sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat.

Personel Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Gorontalo bersama tim gabungan bergerak cepat untuk menangani kebakaran tersebut. Api membakar lahan di dataran tinggi yang didominasi pepohonan, rumput liar, serta semak belukar dalam kondisi kering.

Direktur Samapta Polda Gorontalo Kombespol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti mengatakan, lokasi kebakaran yang berada di kawasan perbukitan menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

"Karena lokasinya yang tidak jauh dari jalan umum dan rumah penduduk, kobaran api sempat memicu kekhawatiran warga setempat," kata Kombespol Satrya di Gorontalo, Rabu.

Penanganan kebakaran bermula ketika personel Dit Samapta menerima permintaan dukungan (backup) dari pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bone Bolango.

Saat itu, tim dan armada Dit Samapta baru saja menyelesaikan penanganan pohon tumbang di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Setelah menerima informasi tersebut, personel langsung bergerak menuju lokasi kebakaran lahan di Desa Huluduotamo.

Setibanya di lokasi, personel Dit Samapta langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur yang telah berada di lapangan. Pemadaman dilakukan bersama personel Damkar, Polsek Suwawa, PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat sekitar.

Tim gabungan berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak merambat lebih luas, terutama menuju kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.

Menurut Kombespol Satrya, proses pemadaman tidak mudah karena titik api berada di atas tebing perbukitan dengan medan yang cukup ekstrem. Namun, kondisi tersebut berhasil diatasi berkat kerja sama dan kerja keras seluruh personel yang terlibat.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Respons cepat dari seluruh unsur terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas. Terlebih, lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan wilayah hunian masyarakat.

"Respons cepat dari seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam mengantisipasi perluasan dampak kebakaran, mengingat titik api berada dekat dengan wilayah hunian masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran lahan tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.

Kombespol Satrya pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat kondisi vegetasi kering.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, demi keselamatan bersama," katanya.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan mencegah api meluas ke kawasan permukiman.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
Bone Bolango KEBAKARAN