Gorontalopost, GORONTALO – Kunjungan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) ke Provinsi Gorontalo tinggal menghitung hari.
Di balik agenda yang mencakup bantuan sosial, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, hingga penanganan keluarga berisiko stunting,
Baca Juga: Menjelang Akhir 2026, Boalemo Genjot Pendapatan Daerah Lewat Kolaborasi Lintas Instansi
Pemerintah Provinsi Gorontalo kini memusatkan perhatian pada kesiapan teknis agar seluruh kegiatan berlangsung tanpa hambatan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memimpin rapat pemantapan persiapan di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (8/10/2026).
Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Sekdaprov Sofian Ibrahim turut hadir dalam rapat tersebut.
Panitia melaporkan bahwa persiapan telah mencapai 90 persen, tetapi sejumlah aspek masih perlu dipastikan, terutama kebersihan lokasi, kesiapan petugas, dan pasokan listrik.
Kunjungan yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Oktober 2026 itu diawali dengan kedatangan Tim Bidang Satu Seruni KMP pada 12 Oktober.
Tim akan memeriksa sejumlah titik yang nantinya dikunjungi Pembina Seruni KMP, Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Agenda hari pertama juga mencakup peninjauan operasi katarak gratis, pelayanan KB, dan penyerahan bantuan Presiden melalui Seruni KMP di RSUD Aloei Saboe.
Pada hari kedua, 13 Oktober, rombongan Pembina Seruni KMP dijadwalkan menjalani prosesi Mopotilolo sekitar pukul 12.00 Wita
sebelum menghadiri sosialisasi dan penyerahan bantuan sembako serta pendidikan di Azlea Convention Center.
Baca Juga: Perna Jabat Danbrigif 22/Ota Manasa Gorontalo, KSAD Maruli Benarkan Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad
Kegiatan kemudian berlanjut ke Grand Palace Convention Center untuk meninjau UMKM, menyerahkan hak cipta tarian Pajongge, serta mengikuti sosialisasi Makanan Bergizi Gratis dalam upaya pencegahan stunting.
Sementara itu, pada hari terakhir, rombongan akan mengunjungi Kantor Camat Kabila Bone untuk meninjau posyandu ibu dan anak, cek kesehatan gratis, serta penyerahan bantuan bagi pasien katarak dan fasilitas pariwisata.
Agenda ditutup dengan peresmian rumah hasil program bedah rumah bagi keluarga berisiko stunting di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat.
Bagi Gusnar, besarnya agenda kunjungan harus diimbangi dengan keseriusan seluruh perangkat daerah.
Ia meminta setiap asisten mengambil peran sesuai lingkup tugasnya, bukan sekadar menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada panitia.
Koordinasi juga harus diperkuat melalui Sekdaprov agar persoalan di lapangan dapat segera ditangani.
Selain itu, Gubernur meminta istri unsur Forkopimda ikut dilibatkan dalam rangkaian penyambutan.
Ia berharap seluruh persiapan dilakukan secara terukur dan menyeluruh sehingga kunjungan Seruni KMP
tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, dan program pemberdayaan.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang